Teranyar

    Ebieth Beat A, Rapper Yang Hobi Membaca

    18 November 2019 20:14
    Ebieth Beat A terperangah ketika Daan Aria, komedian P-Project yang menjadi moderator memanggilnya ke depan. Dalam kesempatan bedah buku novel sejarah "Sang Pangeran dan Janissary Terakhir," yang digelar di aula sebuah hotel di Bandung, Kamis pekan lalu (24/11/2019) ia mendapat kehormatan menerima pemberian buku novel tersebut sebagai hadiah dari penulisnya, Salim A. Fillah.

    "Alhamdulillah dapat satu buku yang ditandatangani langsung penulisnya. Padahal sebelumnya saya sudah memesan buku yang dijual pre-order ini," sebutnya kepada Bobotoh.id saat dijumpai usai acara.

    Ieu Rame Lur:

    Jelang Akhir Musim, Robert: Jika Tidak Senang Di Bandung, Bisa Ke Klub Lain

    Mengudag Finish 5 Besar, Ini Kata Supadi

    Penyanyi hiphop yang pernah merilis lagu '"Persib Aing Aing Pisan" itu ternyata memiliki kegemaran membaca buku.

    "Segala buku saya baca, karena saya suka membaca, walau enggak sampai bookaholic banget, tapi masih ada kemauan buat baca" sebutnya.

    "Dengan banyak membaca insya Alloh maka akan karya lirik lebih mudah, lebih luas"
    - Ebieth Beat A, Bobotoh, Rapper


    Menurut Ebiet lagi, ada hubungan antara membaca dengan penciptaan lirik pada karya-karya musiknya. "Karena bila kita banyak membaca, maka akan ada banyak referensi. Maka di saat kita buat lirik (lagu) maka akan ada banyak pemahaman kata-kata tertentu."

    "Bagaimana majas-majas atau istilah-istilah yang jarang terdengar tetapi kita pernah membacanya. Kata itu akan menambah perbendaharaan lirik yang kita buat," jelasnya lagi.



    Menurutnya dengan banyak membaca maka ada banyak referensi sehingga tidak mentok saat membuat lirik. "Dengan banyak membaca insya Alloh maka akan karya lirik lebih mudah, lebih luas," imbuhnya.

    Ia juga berharap setelah membaca novel sejarah perjuangan Pangen Diponegoro yang menjadi tokoh utama novel itu, ia bisa terinspirasi.

    Ieu Rame Lur:

    Eks Kapten Persib Bandung Puji Yuzu Futsal Tournament Bandung 2019

    Kontraknya Habis Desember, Kevin Isyaratkan Bertahan

    "Misalnya membuat lirik lagu yang mengisahkan semangat perjuangan, maka kisah di dalam buku ini bisa menjadi referensi bagaimana para pejuang menjaga semangat dalam situasi yang berat," lanjutnya. Ketika ditanya mengapa ia tertarik dengan novel tersebut, Ebiet mengaku bila ia nge-fans dengan Salim A. Fillah.

    "Karena semula sering datang ke kajian Sirroh Nabawiyah (sejarah Nabi Muhammad, Red.) yang diasuh Salim A. Fillah, saya tertarik dengan cara dia merangkai kata-kata. Makanya saya kejar semua buku-buku yang ditulisnya agar tahu lebih banyak cara dia merangkai kata. Karena dia sering menggunakan kata yang luar biasa, unik dan tidak umum seperti yang sudah ada," pungkasnya. (Bobotoh.id/RCK)
    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli