Teranyar

    Gusdul Diantara Umuh Muchtar, Uya Kuya Dan The Jak !

    7 December 2020 16:13
    Wawancara tanya jawab redaksi Bobotoh.ID bersama pria bernama Agus Rachmat di studio Bobotoh.TV, 7 Desember 2020.
    Candaan dan celotehannya semua itu mengalir dan tidak ujug-ujug menjadi seperti sekarang .
    Ada keseruan yang sering mengundang gelak tawa saat pria berkacamata ini menirukan suara Manager H. Umuh Muchtar. Terlebih yang mendengarnya adalah para mantan Pemain Persib, saat mereka menjadi nara sumber di program Ngoper #Ngomongkeun Persib.

    Roman mereka tiba-tiba berubah, ketawa ngakak atau tersipu malu. Setidaknya, sentilan 'hook' yang suka dilakukan nya seolah-olah mengingatkan mereka saat masih aktif jadi pemain Persib. Dan, ingat apa yang telah dan dilakukan H. Umuh Muchtar ini.

    Berikut petikan wawancara tanya jawab redaksi Bobotoh.ID bersama pria bernama Agus Rachmat di studio Bobotoh.TV, 7 Desember 2020.

    BID : Sejak kapan suka menirukan suara H. Umuh Muchtar ?
    AR : Duuuh, kalau di tanya sejak kapan bingung juga sih. Yang pasti, saya sangat menghormati sosok beliau, itu saja !
    BID : Apakah ada keraguan saat menirukan suaranya? Kan Pak haji banyak 'baladnya' ? heheee
    AR : Nggak sih, yang penting tidak menjelekkan nama beliau. Ini kan hanya candaan saja, teman-teman juga semua tau ko..
    BID : Kira-kira kalau Pak haji diajak ke studio Bobotoh.TV, dan menjadi narsum di Ngoper, apakah sanggup meniirukan suaranya ?
    AR : Wah... seneng pisan atuh seandainya pak haji bisa jadi tamu nya di acara Ngoper, pasti seru pisan. Dan, mungkin oge reuwas sigana...tapi bener kitu mirip pak haji ? (sambil menirukan suara dan benar-benar mirip pisan dengan Pak Haji)
    BID : Sebagai mantan pengurus Viking Pusat, apa yang musti dilakukan soal peseteruan dengan The Jak ?
    AR : Butuh proses ya... tidak semudah kita membalikan telapak tangan. Ya harus secepatnya lah damai, kita juga yang di Bandung harus bisa merasakan sodara-sodara kita yang ada di perbatasan. Karena mungkin mereka yang ada disana yang paling sering bergesekan, yang di Bandung juga harus bisa menjaga atau terus berkampanye. Bersosialisasi tentang perdamaian ini, kita pasti sudah cape, keheul kalau mendengar ada lagi korban karena permusuhan ini. Rivalitas cukup 2x45 menit saja di stadion jangan sampai berlebihan.
    BID : Ini pertanyaan lucu ya...Apakah ada hubungan saudara dengan Uya Kuya ? hehee
    AR : Nah... ini banyak juga yang bertanya sih, kalau saudara mah nggak tapi kalau di bilang mirip mungkin ini yang ke 999 yang bertanya kemiripan dengan mas Uya. (Bobotoh.id/HR)