Teranyar

    Hesteg Wanimaskeran ! Aksi Bonek Mania Wani Lawan Covid-19

    20 July 2020 15:48
    persebaya.id
    Aksi dari pendukung setia Bajul Ijo tersebut diabadikan melalui video yang diunggah akun official klub Persebaya Surabaya. Ratusan Bonek terjun ke 200 titik di pusat keramaian untuk membagikan masker.

    Bonek Mania bergerak terus melawan pandemi covid-19 dengan meluncurkan Gerakan Satu Juta Masker se Nusantara yang terpusat di Kota Surabaya, Minggu (19/7/20) pagi kemarin.

    Gerakan melalui tagar #wanimaskeran ini pun direspon oleh berbagai kalangan Bonek di seluruh penjuru nusantara. Seperti Ambon, Balikpapan dan sejumlah kota-kota lainnya. Rencananya gerakan ini akan terus ada dan berkembang hingga Indonesia aman dari Covid-19.

    “Ini adalah awal dari gerakan sejuta masker serentak se nusantara yang dilakukan teman-teman Bonek pendukung Persebaya,” terang Shiddiq Maulana Tualeka, Fans Relation Manager Persebaya yang bilang juga kalau gerakan ini berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 


    Ieu Rame Lur

    Sempat dihubungkan dengan PSMS Medan, ieu ceuk Gozo

    Selamat ulang tahun VPC, hey ho lets go

    Komisi disiplin PSSI mengomongkeun euforia penonton kadang tidak terkendali


    Aksi dari pendukung setia Bajul Ijo tersebut diabadikan melalui video yang diunggah akun official klub Persebaya Surabaya. Ratusan Bonek terjun ke 200 titik di pusat keramaian untuk membagikan masker.

    “Mulai dari Minggu pagi ini (19/7/20) hingga pandemi ini selesai akan ada kegiatan rutinitas untuk menyadarkan masyarakat tentang Tri Wani. Wani maskeran, wani cuci tangan, dan wani jaga jarak,” sambungnya.

    Nampak dalam unggahan tersebut Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda dan sang istri terjun langsung membagikan paket masker kepada masyarakat. 

    Tidak ketinggalan juga Kapolres Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edison Isir yang ikut terlibat aktif dalam kegiatan bagi-bagi masker.

    “Kami akan tetap mendukung Tri Wani dari teman-teman Bonek. Karena menurut hasil survey jika ketiga hal ini dilakukan secara konsisten penularannya bisa hanya sekitar 40 persen, paling rendah,” terang pria kelahiran Jayapura tersebut. (Bobotoh.id/HR - pssi.org)


    Ayo Dibeli