Teranyar

    Ini Nasib Yang Akan Dialami Kendaraan Bila STNK Mati!

    14 December 2018 09:42
    STNK Harus diperpanjang setiap 5 tahun sekali. Bila tidak diperpanjang maka kendaraan Bobotoh tidak boleh dioperasikan!
    Tahun 2018 segera berakhir dalam hitungan waktu, sedangkan tahun 2019 sudah mulai akan menggeliat. Mungkin pada tahun 2018 ini ada Bobotoh pemilik kendaraan bermotor yang STNK-nya sudah habis masa 5 tahunan.

    Sebaiknya Bobotoh segera mengurus perpanjangan STNK lima tahunan bila STNK mati maka akan tidka bisa diperpanjang lagi. Hal ini diutarakan oleh Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jabar, AKBP Satya Widi pada PRFMNews.com, Senin 10/12/2018.

    Ieu Rame Lur:

    Indra Mustafa Mendongeng Debutnya Di Persib & Timnas!

    Mangprang Sore: Bocoran Pelatih, Selain Atittude, PT. PBB Menjawab


    "Artinya, ketika STNK 5 tahunan tidak diperpanjang dalam waktu dua tahun, maka kendaraan anda menjadi 'bodong' dan tidak bisa dioperasikan," ungkap Satya.

    "BPKB dan STNK bakal dihapus jika STNK yang mati tidak diperpanjang dalam waktu dua tahun. Selama dua tahun ini, kami beri surat peringatan, kalau masih diabaikan maka BPKB dan STNK dihapus"
    - AKBP Satya Widi, Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jabar


    Ia mengungkapkan, peraturan ini sudah tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009.

    Ieu Rame Lur:

    Gomez Itu Artinya Pas Lagi Sayang-Sayangnya Terus Diputusin!

    Persib Belum Akan Menangtoskan Pengganti Gomez!

    "BPKB dan STNK bakal dihapus jika STNK yang mati tidak diperpanjang dalam waktu dua tahun. Selama dua tahun ini, kami beri surat peringatan, kalau masih diabaikan maka BPKB dan STNK dihapus," tegas Satya.

    Dijelaskan Satya, apabila registrasi dan identifikasi (Regident) kendaraan bermotor sudah dihapus, maka pemilik kendaraan sudah tidak bisa lagi mengurusnya. Hal tersebut, sesuai dengan ketentuan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012, yang berakibat kendaraan bermotor tidak dapat dioperasionalkan.

    "Di dalam aturan, tidak bisa registrasi ulang. Makanya sebelum dihapus kami beri surat peringatan biar engga kaget kendaraannya tiba-tiba dihapus," paparnya.(Bobotoh.id/RCK)
    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli