Teranyar

    Insiden Kanjuruhan: PSSI Tidak Akan Memere Toleransi!

    9 October 2018 14:37
    PSSI memastikan akan memberikan sanksi kepada klub Arema FC maupun panitia penyelenggara pertandingan terkait sejumlah insiden yang terjadi sepanjang pertandingan antara Arema FC versus Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, Jawa Timur, Sabtu pekan lalu (6/10/2018). PSSI telah mendapatkan laporan terjadinya beberapa pelanggaran kode disiplin yang dilakukan suporter Arema, sehingga mengganggu pelaksanaan pertandingan.

    “Pada laga ini, PSSI menurunkan tim pemantau yang melihat langsung terjadinya beberapa pelanggaran. Hasil laporan tim ini melengkapi laporan pengawas pertandingan dan akan menjadi refrensi sidang Komite Disiplin dalam menjatuhkan sanksinya. PSSI berkomitmen untuk menjaga dan mengawal penegakan hukum sepak bola,” kata Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono seperti dilansir laman resmi PSSI, Ahad, 7/10/2018.

    Ieu Rame Lur:

    Pelatihnya Dipukul Saat Menglawan Barito, PSMS Lapor PSSI

    Relawan Jawa Barat Bahu Membahu Memersihkan RS Undata!

    Jokdri menegaskan, PSSI tidak akan memberi toleransi terhadap pelanggaran terhadap pelanggaran kode disiplin. “Pasca penghentian sementara kompetisi, PSSI telah meminta operator liga dan klub untuk lebih memperhatikan prosedur penyelenggaraan pertandingan. Kami juga telah mengingatkan, untuk menjaga para suporter agar tidak bertindak dan membawa spanduk yang sifatnya rasis dan provokatif,” kata Jokdri lagi.

    Derby Jawa Timur antara Arema FC dan Persebaya pada pekan ke-24 berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah. Namun, kemenangan ini tercoreng dengan ulah suporter yang meneriakan cacian hinaan dan rasis.

    Ieu Rame Lur:

    Memayunan Madura Utd, Inikah Starter Persib?

    Memayunan Madura Utd, Begini Instruksi Gomez Kepada Anak Asuhnya


    Suporter juga menorobos masuk ke lapangan pada jeda istirahat babak pertama dan beberapa saat setelah babak kedua berakhir.

    Kejadian serupa pernah terjadi di Kanjuruhan pada awal putaran 1 lalu. Di mana Aremania rusuh dan masuk ke lapangan saat Arema FC menahan imbang Persib 2-2.

    Usai kejadian itu, PSSI hanya menjatuhkan sanksi berupa uang denada dan penutupan sebagian tribun Stadion Kanjuruhan untuk beberapa pertandingan.(Bobotoh.ID/RCK)