Teranyar

    Kampung KB, Tidak Ujug-Ujug Pucunghul Menjadi Ikon. Tapi Berproses, Bob....!

    11 September 2020 16:40
    Perwakilan Bkkbn Provinsi Jawa Barat telah melaksanakan Pembinaan Tenaga Lapangan KB dalam Pengelolaan Kampung KB

    Mengdangu istilah “Kampung″, kesan nu muncul di pikiran pasti akan tertuju pada suatu tempat hunian dari sekumpulan orang atau kaluarga dengan segala katerbelakangan, segala katerbatasan. Pokoknya, tertinggal, kolot, kumuh, terpencil, dan sajabanyah tentang istilah kampung.

    Begitu pun dengan istilah Kampung KB, yang tidak ujug-ujug pucunghul dan menjadi ikon yang cukup populer tidak hanya dikalangan para pengelola BkkbN, akan tetapi juga banyak diperbincangkan oleh lembaga-lembaga departemen ataupun non-departemen mulai dari tingkat daerah sampai ke tingkat pusat.

    Dan, sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas pengelolaaan Kampung KB (Keluarga Berkualitas), heuseusnya dalam penguatan mekanisme pencatatan dan pelaporan Kampung KB online, Perwakilan Bkkbn Provinsi Jawa Barat telah melaksanakan Pembinaan Tenaga Lapangan KB dalam Pengelolaan Kampung KB, bertempat di Aula Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kab. Karawang, Rabu (9/9/20). 

    Plt. Kadis DPPKB Kab. Karawang (Hj. Sofiah) membuka kegiatan ini dan dihadiri oleh Koordinator Bidang Dalduk Perwakilan Bkkbn Provinsi Jawa Barat.

    Paparan ekspose Kampung KB yang ada di Kab. Karawang mulai tertenjo. Data yang bersumber dari laporan manual, sudah terbentuk sebanyak 205 Kampung KB yg tersebar di 30 Kecamatan.

    Komitmen dan dukungan Bupati Karawang, Cellica Nurrachdiana secara kongkrit adalah membentuk Kampung KB di seluruh Desa yang ada, yaitu sebanyak 309 Kampung KB. Berikutnya adalah mengenai pengelolaan (Pencatatan dan Pelaporan) Kampung KB online. Materi tugas dan peran Petugas Lini Lapangan KB dalam rangka penguatan dan peningkatan kualitas Pengelolaan Kampung KB dan diakhiri dengan materi Sosialisasi 1000 HPK.

    Sekitar 15 Petugas Lapangan KB ikut dalam kegiatan ini, mengingat kapatuhan terhadap protokol kesehatan. Para peserta telah dibuatkan akun sesuai wilayah desa binaan sebagai pengisi konten dalam melengkapi data-data, aktifitas yang telah dilakukan dan intervensi dari lintas sektor yang sudah berjalan. Kegiatan lanjutan akan dilaksanakan melalui virtual guna mencakup seluruh tenaga lapangan yang ada di Kab. Karawang. (Bobotoh.id/HR)

    Ayo Dibeli