Teranyar

    Kapten, Inilah Waktunya....

    29 November 2018 15:54
    Sebuah catatan penggemar tentang Kapten Persib U19, Muhammad Syafril Lestaluhu
    Muhammad Syafril Lestaluhu. Putra Tulehu yang merupakan gelandang sekaligus kapten tim Persib U19. Lesta begitu ia disapa sangat ramah sekali, pemain yang selalu main pakai hati, bertarung, berjibaku untuk Persib meskipun status dia adalah pemain perantau. Di mana tim asal Bandung ini berhasil ia bawa melaju ke final dalam 2 musim berturut turut di kompetisi kelompok umur paling tinggi senasional, Liga 1 U19...

    Pencapaian yang patut diapresiasi, tak mudah menjadi finalis berturut turut, apalagi ini adalah kompetisi besar. Secara perjalanan, musim ini bisa dikatakan lebih berat dibanding musim lalu, karena di awal-awal Maung Ngora sempat terseok seok.

    Ieu Rame Lur:

    Bobotoh, Berkacalah Pada Djanur

    Ini Daftar 18 Pemain Persib Yang Diboyong Ke Lamongan

    Beda dengan musim 2017 di mana Persib19 sangat superior. Bahkan tahun ini lolos ke 8 besar pun bermodalkan peringkat 3 terbaik, itupun sempat menuai protes dari tim Bhayangkara...

    Saya sempat tanya,"Kep kenapa Persib tahun ini menurun ya?"

    "Iya A, banyak pemain baru soalnya A. Tapi putaran kedua pemain lama mulai gabung lagi. Doakan kita bangkit meskipun peluang lolosnya kecil," ujarnya melalui pesan singkat.

    Ieu Rame Lur:

    Gozo : Ada Tawaran dari Tim Lain, Tapi...

    Ini Penyebab Widodo C. Putro Mundur dari Bali United

    Alhamdulillah berkat doa dan kerja kerasnya dan tim, akhirnya Maung Ngora menunjukan tajinya hingga melaju ke final...

    Tarik 1 tahun ke belakang, di final musim pertama, Persib U19 dikalahkan oleh tim Persipura U19 dengan skor tipis. Tentu kala itu menjadi kekecewaan yang sangat besar, bukan hanya baginya, elemen tim, juga bagi saya dan bobotoh lainnya.

    Harapan kami semua untuk juara begitu besar, selain karena Persib senior musim itu bermain sangat buruk dan berharap nama Persib masih bisa berprestasi di sepak bola nasional meskipun hanya di kelompok umur, dan juga Maung Ngora sudah lama puasa gelar liga (terakhir juara tahun 2010). Musim 2017 Persib19 begitu superior nyaris tak tersentuh kekalahan, bahkan di semi final Persib19 sempat mengalahkan Persipura19 dengan skor yang meyakinkan, meskipun mereka kembali dipertemukan di final dengan cerita dan hasil yang berbeda.

    Terlebih lagi, itu adalah musim pertama dan terakhir baginya karena di tahun berikutnya ia akan berusia 20 tahun, dan tidak bisa ikut di kompetisi ini lagi karena usia sudah lewat...

    "Begitu kompetisi 2017 selesai, saya sangat yakin musim depan dia akan berada di tim senior. Keyakinan saya semakin bertambah ketika coachnya dia di Persib U19, Budiman, mengatakan bahwa Lestaluhu adalah salah satu pemain yang ia rekomendasikan ke tim senior."


    Waktu terus berjalan...

    Kabar yang ditunggu akhirnya datang, namun ternyata belum rezeki ia ke senior. Tapi ia tetap di Persib U19 karena operator liga mengizinkan setiap tim memakai pemain berusia 20 tahun dengan kuota 5 pemain.

    2017 saya masih di Bandung, tiap Lesta dkk bermain saya pasti sempatkan datang. Saya adalah penggemarnya. Selalu menyenangkan melihat ia bermain, ia selalu terlihat bergairah dan ceria ketika berada di lapangan seolah energinya tak pernah habis.

    Namun 2018 ceritanya berbeda. Saya di Jakarta karena pekerjaan, jadi tidak bisa nonton langsung. Tapi kami masih sering bertukar pesan, saya sering tanya terutama tentang sepak bolanya, apalagi ia sempat beberapa kali dilibatkan dalam latihan tim senior.

    Saya harap itu adalah pertanda bagus untuk karirnya ke depan, meskipun ketika berlatih dengan senior dia bilang selalu kurang maksimal karena dia tidak ditempatkan diposisi aslinya (gelandang) melainkan dimainkan di posisi sayap. Saya harap ia tetap sabar menjalaninya, tetap rendah hati, dan selalu berikan yang terbaik ketika kesempatan itu datang.

    Dengan sikap dan kualitas yang ia miliki, saya yakin ia akan menjadi pemain besar di masa mendatang.

    Namun untuk sekarang saya harap ia bisa menyelesaikan terlebih dahulu Liga1 U19 ini. Sama seperti tahun lalu yang bertemu Persipura di babak 8 besar lalu bertemu lagi di final, tahun ini pun kita sudah bertemu Persija di 8 besar dan menang dengan skor telak 4-0, dan bertemu kembali di final.

    Saya harap Lesta dkk kali ini bisa meraih hasil berbeda. Tentu gelar juara akan membantu dia menaikan nama dan levelnya agar banyak tim yang tertarik musim depan. Doaku bersamamu, Kapten.

    Perjuangan dan pengorbanan besar telah dilalui untuk sampai disini. Ini adalah kebanggaan sekaligus tanggung jawab, tapi inilah waktunya!
    .
    #Persib19 #MaungNgoraJuara #MapagJuara (Bobotoh.id/RCK)

    Ditulis oleh Sendy Herdiana

    Redaksi mengundang Bobotoh untuk menulis. Kirimkan tulisan sepanjang 1-2 halaman Microsoft Word atau 250-500 kata ke email idbobotoh.redaksi@gmail.com.

    Redaksi berhak melakukan penyuntingan atas setiap tulisan yang ditayangkan dengan tidak mengurangi atau mengubah esensinya.Tulisan tidak harus sependapat dengan kebijakan redaksi sepanjang tidak menyinggung unsur SARA dan bernada hasutan/provokasi.

    Catatan Redaksi: Tulisan ini dikirim sebelum final Persib u19 vs Persija Jakarta. Karena satu dan lain hal baru bisa ditayangkan.
    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli