Teranyar

    Kawin Boleh, Nikah Boleh. Tapi Ulah Waka Hamil !

    22 July 2020 14:22
    timemagazine
    Karena perawatan kehamilan di masa pandemi membutuhkan usaha yang lebih besar. Apalagi, kondisi daya tahan tubuh ibu hamil menurun sehingga memungkinkan seseorang terkena infeksi.
    "Saya tidak melarang hubungan seks. Kalau bisa tunda dulu kehamilannya. Hubungan seks bisa tetap jalan,"  
    - dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), Kepala BKKBN

    "Tunda hamil dulu. Kawin boleh, nikah boleh, tapi hamil jangan. Ingat ya ibu-ibu. Sekali lagi, tunda hamil dulu. Kawin boleh, nikah boleh, hamil jangan. Bapak-bapaknya ditahan dulu, nggih," kata tenaga kesehatan (nakes) yang sosialisasinya sempat viral beberapa waktu kemarin.

    Gayung pun bersambut artinya tidak ada pertanyaan atau persoalan yang tak dapat dijawab oleh orang arif. Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menekankan bahwa mereka tidak melarang seseorang untuk hamil. Namun, ada baiknya kondisi tersebut ditunda terlebih dahulu selama masa pandemi COVID-19.

    "Kehamilan di masa pandemi ini kita memang tidak melarang, tapi kalau bisa ditunda lebih baik," kata Hasto dalam Inspirato Sharing Session yang diadakan secara daring beberapa waktu lalu.

    Dokter spesialis kebidanan jeung kandungan ini mencarioskeun, perawatan kehamilan di masa pandemi membutuhkan usaha yang lebih besar. Apalagi, kondisi daya tahan tubuh ibu hamil menurun sehingga memungkinkan seseorang terkena infeksi.

    Belum lagi, adanya risiko keguguran pada 5 persen kasus kehamilan, pendarahan, serta timbulnya mual dan muntah di masa hamil muda.

    "Sehingga kalau kita rencanakan dengan baik mungkin tiga bulan yang akan datang. Jangan ada hamil yang tidak terencana. Kalau tidak penting-penting amat ya tidak usah hamil. Jangan ada kehamilan yang tidak disengaja," ujarnya lagi.

    "Caranya gimana? Yang pertama pakai kontrasepsi, yang kedua pakai alami. Kalau alami belajar susah dan tidak sabar, kenapa tidak pakai kontrasepsi? Selemah-lemahnya kontrasepsi pakai kondom atau pil lah," jelas mantan Bupati Kulon Progo ini.

    Selain itu, bagi mereka yang sudah melakukan program Keluarga Berencana (KB) dengan menggunakan kontrasepsi diimbau untuk tidak putus dalam melakukannya. Kumaha, bob..Siap keur nunda hamil ?! (Bobotoh.id/HR - suara.com)

    Ayo Dibeli