Teranyar

    Kemenpora Ingatkan BOPI Supaya Mengetang Cermat. Soal Rekomendasi Liga 1

    9 May 2019 19:47
    Agar tak ada lagi korban nyawa dari sepakbola, juga tunggakan gaji, hingga detail lannya. 
    Ketua Umum Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Richard Sam Bera mendatangi kantor Kemenpora, Rabu (8/5/2019). Dia memberikan laporan terkait hasil sementara verifikasi Liga 1. Sekretaris Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto mewakili Pemerintah mengingatkan BOPI untuk menghitung dengan cermat sebelum memberikan rekomendasi Liga 1 2019.

    Kemenpora wanti-wanti agar tak ada lagi korban nyawa dari sepakbola, juga tunggakan gaji, hak siar, hingga detail lannya. 

    Ieu Rame Lur:

    Terlalu Lama Memilih Ketum PSSI, Persipura Meraos Ada Kejanggalan !

    Mengiluan Latihan Perdana, Ieu Ceuk Rene Mihelic

    Dikutip dari detikSport, Gatot juga meminta agar BOPI melihat secara rinci soal kesehatan finansial klub, KITAS pemain asing, hingga soal keamanan. Apalagi, subsidi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) kepada kontetsan Liga 1 menurun. dibandingkan musim lalu. 

    "Jadi, saya sempat merinci bagaimana kesehatan keuangan masing-masing klub karena kemarin ada kejadian Sriwijaya (menunggak gaji pemain). Meski dibilang ada bentuk komitmen mereka, tapi itu bukan jaminan," kata Gatot, Kamis (9/5/2019). 

    Untuk masalah Kitas, Gatot meminta supaya jangan sampai jatuh ke persoalan yang sama. Jangan sampai Kemenpora dan BOPI dianggap tidak aware soal itu.

    Ieu Rame Lur:

    Rene Sangat Terbantos Oleh Bojan

    Wasit Tak Akan Dikelola PSSI. Bade Dilepas Ke Badan Independen !


    Dia mencontohkan, pemain asing Persib Michael Essein yang diperiksa imigrasi karena tidak punya Kitas. Padahal PT LIB melalui direkturnya Berlinton Siahaan, sempat menjanjikan hal itu bakal beres. Tapi, liga berjalan Essein hanya punya KTA saja.

    "Saya minta pastikan sampai tanggal 10 Mei atau H-2 kick off betul-betul Kitas selesai semua. Saya sudah kenyang janji-janji mereka (PT LIB). Jangan sampai kejadian itu terulang dan kami dianggap tak aware soal itu," Gatot menegaskan. (Bobotoh.id/HR - FT : AH)

    Ayo Dibeli