Teranyar

    Ketum PSSI Buka Suara Terkait Rasialisme di Sosmed! Klub Akan Disanksi?

    1 April 2021 17:05
    Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. (Bobotoh.id/AH)
    Komentar-komentar bernada rasialisme tersebut muncul setelah Patrich Wanggai menjadi salah satu aktor dari kemenangan PSM Makassar kontra Persija Jakarta.






    Kasus rasialisme kembali terjadi di sepak bola Indonesia belum lama ini. Saat itu, pemain PSM Makassar, Patrich Wanggai mendapat serangan komentar rasialisme pada sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya.

    Komentar-komentar bernada rasialisme tersebut muncul setelah Patrich Wanggai menjadi salah satu aktor dari kemenangan PSM Makassar kontra Persija Jakarta yang berlangsung pada Senin (22/03/2021). Saat itu, Juku Eja menang dengan skor 2-0 atas Macan Kemayoran.

    Mengenai kasus rasialisme yang menimpa Patrich Wanggai, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan pun buka suara. Dalam kesempatan di sebuah konferensi pers dengan awak media di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis sore (1/4/2021), pria yang akrab Iwan Bule tersebut mengutuk keras kejadian rasialisme tersebut.

    Iwan Bule pun heran terkait komentar rasial yang mengarah kepada Wanggai. Pasalnya, dirinya menyebut semua manusia sama-sama diciptakan oleh Tuhan. Iwan Bule pun meminta kepada para suporter agar menggunakan akal sehatnya dalam mendukung tim kesayangan.

    "Tentunya ini menjadi pembelajaran. Alhamdulillah kami sudah koordinasikan dengan pihak klub yang ada, kemudian dengan direktorat suporter kami, kami akan terus berkomunikasi dan itu tidak kami inginkan masalah rasis itu. Sudah kami komunikasikan sehingga nanti tidak ada lagi itu. Kita semua sama ciptaan tuhan, kita boleh fanatik terhadap klub, tetapi kita tidak boleh melakukan hal seperti itu," tutur Iwan Bule.

    Lantas, apakah akan ada sanksi kepada klub dari suporter yang melayangkan komentar rasialisme tersebut? Mantan Kapolda Jawa Barat itu pun menyebut kasus ini masih dikaji lebih lanjut.

    "Kami sudah komunikasikan apakah akan ada sanksi untuk klub, kami sedang akan diskusikan. Kalau itu memang tidak terkait dengan klub, itu hanya soal suporter," paparnya. (Bobotoh.id/RF)