Teranyar

    Kinerja TPD Garut, Selain Kreatif, Aktif Jeung Inovatif. Juga Semakin Setrong..!

    26 August 2020 12:19
    Wabup memere apresiasi ke seluruh tenaga lini lapangan ini yang sudah berperan serta dalam mengsakseskeun pelayanan KB sajuta akseptor, dalam rangka Harganas beberapa waktu lalu.  

    Sobat BKKBN dan bobotoh sa alam dunya, Senin (24/8/20), bertempat di Balai Diklat Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB), Jl. Rumah Sakit Umum Dr. Slamet No.06, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Tidak kurang 169 Tenaga Penggerak Desa (TPD) se-Kabupaten Garut ikut menghadiri, tentu dengan mekanisme yang berbeda. Dengan mengedepankan protokol kesehatan. Kelas pun dibagi menjadi 3 sesi pembinaan, sehingga kerumunan orang dalam jumlah banyak, bisa dihindarkeun. 

    Dalam pembinaannya, Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman menyampaikan dukungan keur kinerja TPD yang sudah membantos program Bangga Kencana di wilayahnya. Wabup memere apresiasi ke seluruh tenaga lini lapangan ini yang sudah berperan serta dalam mengsakseskeun pelayanan KB sajuta akseptor, dalam rangka Harganas beberapa waktu lalu.  

    Hal ini dito'ong dari capaian Kabupaten Garut, melebihi yang ditargetkan provinsi, yaitu 114,38 %. Ini membuktoskan bahwa kepercayaan masyarakat akan manfaat dari Program Bangga Kencana masih dapat dirasakan sampai wayah ginih, semakin sedemikian setrong.... Salah satunya keur mengwujudkeun keluarga berkualitas.  

     "TPD dituntut untuk lebih Kreatif, Aktif dan Inovatif dalam Pengembangan Program KB di Lapangan. BKKBN adalah contoh yang sukses membuat sebuah gerakan, terutama gerakan perubahan dari asalnya menolak KB (Keluarga Berencana) sekarang menerima," ujarnya begitu membanggakan BKKBN. 

    Wabup juga mengapresiasi dengan adanya Tenaga Penggerak Desa/Kelurahan (TPD/K) yang resmi dibentuk pada  2011, meski pada dasarnya TPD membogaan tugas nu sarua jeung PKB/PLKB (Penyuluh Keluarga Berencana/Petugas Lapangan Keluarga Berencana). 

    "Maka saya berkesimpulan kalau kita ingin melakukan perubahan dengan new normal, terus terang kita harus berguru pada BKKBN," ungkapnya.  

    Apalagi saat pandemi covid 19, maka TPD dituntut menjadi agen dalam penyampaian informatsi yang tepat kepada masyarakat dalam pencegahan dan penularan covid-19. Konsekuensi ketika menginginkan adanya pertumbuhan ekonomi harus ada aktivitas, namun konsekuensi dari banyaknya aktivitas ini karena ingin pembangunan berlanjut, dan aktivitas ekonomi itu harus dimulai dengan pemeriksaan swab yang masif.  

    "Makanya pemeriksaan swab akan makin banyak dan besar, secara gratis dari mulai Agustus hingga Oktober," ujar Helmi. 

    Sementara nakhoda BKKBN Jawa Barat, Drs. H. Kusmana, mengcarioskeun soal kondisi jumlah penduduk Jawa Barat yang menempati nomor hiji di Indonesia, wayahnyah heurin ku tangtung. Maka entri point program menjadi Bangga Kencana adalah suatu refreshing baru. Keur ngawangun keluarga nu berkualitas, merupakan amanah yang mulia. Sebagai program panjang yang bisa dipetik nanti di masa yang akan datang.   

    "Mungkin kalau tidak ada program keluarga berencana sejak awal sampai saat ini indonesia sudah melonjak dari nomor 4 bisa menjadi nomor 2, barangkali karena di Jawa Barat ini sudah lebih dari 50 juta," tandasnya. 

    Evaluasi TPD, seperti dituturkan Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut, Yayan Waryana, selain menjalin silaturahmi, sekaligus sebagai evaluasi kinerja TPD 2020 dalam upaya mensinergikan visi misi komitmen serta perspektif lapangan bagi TPD terhadap program pembangunan kependudukan dan keluarga berencana atau Bangga Kencana pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Kabupaten Garut. 

    Selain itu, kegiatan ini sebagai penguatan dan peningkatan peran aktif dari tenaga penggerak desa dalam percepatan penanganan berbagai permasalahan pengendalian penduduk Keluarga Berencana pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kabupaten Garut. 

    Turut hadir dalam pembinaan TPD ini, Kepala Dinas UMKM Garut, Plt. Kepala Dinas PPKBP3A, Ketua PC IBI Garut, beserta beberapa Kepala Bidang dan Koordinator Bidang ADPIN @bkkbnjawabarat. (Bobotoh.id/HR - BKKBN)


    Ayo Dibeli