Teranyar

    Kisruh Sanksi PSSI!

    5 October 2018 19:31
    Perihal pelanggaran tersebut ini tidak akan mempengaruhi supporter menjadi jera, justru supporter menjadi emosi yang tinggi. PSSI seharusnya merangkul semua element supporter, supporter Indonesia tidak bisa di tindas dengan kekerasan.

    PSSI sebagai induk sepakbola Indonesia hilangkan namanya emosi “terselubung” antara supporter, rangkulah semua supporter. Contohnya seperti laga Persib vs Persija, sesuai dengan peraturan atau statuta “5% dari kapasitas stadion itu untuk pendukung lawan."

    Ieu Rame Lur: 

    Striker Muda Ini Siap Memere Yang terbaik Untuk Persib!

    Kim Ogah Memikirkeun Faktor Non Teknis!

    Maka dari itu supporter Persija dipersilahkan untuk menyaksikan laga tersebut ke stadion Bandung dengan kapasitas yang disesuaikan karna pendukung Persija juga berhak untuk menonton di laga away, begitu pun dengan supporter Persib dipersilahkan untuk datang ke stadion Persija.

    Dari hal tersebut terlihat kedewasaan supporter, bagaimana menyambut supporter lawan dengan baik, beradu kreatifitas supporter dengan baik, dan sesudah selesai pertandingan apapun hasil yang didapat dari pertandingan tersebut supporter dapat berjabat tangan, hal-hal tersebut dirasakan lebih indah damai.

    Ieu Rame Lur: 

    Sanksi Untuk Pemain Berlaku Di Pekan Ke-25!

    Mangprang Sore: Jaga Peluang Juara, Skema Rotasi, Melatih Arema


    Tetapi Komisi Disiplin PSSI telah mengeluarkan sanksi tersebut dan Apakah dengan sanksi tersebut akan membuat supporter sadar?

    Di perbatasan anatra Jakarta dan Bandung contohnya daerah Purwakarta, Karawang, Bekasi dll. Meskipun tim kesayangan mereka tidak bertanding tetapi masih ada gesekan-gesekan antara supporter.

    Dan sekarang merambah dampaknya kepada masyarakat yang tidak tahu apapun, warga Bandung yang akan berkunjung ke Jakarta takut dengan adanya sweeping atau betrokan anatra supporter, begitupun sebaliknya .

    Jadi ini dampaknya bukan antara supporter lagi tetapi kepada masyarakat juga.

    Nah hal ini tentunya yang mempunyai wewenang untuk menengahi dan mendamaikan yaitu PSSI dengan sebagai Induk Sepak Bola Indonesia. Meskipun ini terasa sulit akan tetapi ini untuk Sepak Bola Indoensia yang lebih maju.

    Untuk itu PSSI menfasilitasi bagaimana supporter beriringan berbarengan ke stadion bersama-sama, ini akan menjadi inda dan damai. Menonton menjadi nyaman, spanduk-spanduk yang tidak rasis, nyayian yang tidak rasis, karna Sepak Bola Indoensia saat ini dinikmati semua kalangan dari anak-anak, perempuan sampai orang tua.

    Dengan nyamanya menonton pertandingan Sepak Bola khusunya di stadion, pemain Sepak Bola juga tidak terbebani dengan Fanatisme dan Anaskisme supporter, permainan menjadi kasar dan hal lain sebagainya. Dengan supporter damai, permainan pun indah. (Bobotoh.id/RCK)

    Ditulis oleh Deden Hardiansyah

    Redaksi mengundang Bobotoh untuk menulis. Kirimkan tulisan sepanjang 1-2 halaman Microsoft Word atau 250-500 kata ke email idbobotoh.redaksi@gmail.com.

    Redaksi berhak melakukan penyuntingan atas setiap tulisan yang ditayangkan dengan tidak mengurangi atau mengubah esensinya.Tulisan tidak harus sependapat dengan kebijakan redaksi sepanjang tidak menyinggung unsur SARA dan bernada hasutan/provokasi.

    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli