Teranyar

    Komisi Disiplin PSSI Mengomongkeun Euforia Penonton Kadang Tidak Terkendali

    16 July 2020 16:22
    “Komite bertugas untuk menjaga displin, mengatur serta menetapkan sanksi dalam sepak bola supaya bisa lebih baik dan maju. Hal ini harus ditegakkan, dengan melalui mekanisme sidang komite disiplin
    “Mereka pun kadang tak jarang suka terbawa hal itu dengan membawa flare (suar) serta menyalakannya di dalam stadion,” 
    - Erwin Tobing,  Ketua Komite Disiplin PSSI 



    Hadir sebagai pemberi materi dengan tema ‘Peningkatan Kapasitas Tenaga Keolahragaan’, Ketua Komite Disiplin PSSI, Erwin Tobing membahas mengenai Pelaksanaan Kegiatan Manajemen Suporter Sepak bola Indonesia. Tema ini, tentunya bersinggungan dengan Kode Disiplin PSSI 2018, yang merupakan turunan dari Statuta PSSI 2019. 

    Bertempat di Grand Ballroom Hotel Pullman, Central Park, Jakarta mulai 13 hingga 16 Juli 2020 ini, beberapa perwakilan suporter diantaranya Viking, The Jakmania, SFC Mania dan lain-lain, hadir di acara yang digelar Kemenpora bersama PSSI ini. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. 

    Ieu Rame Lur

    Iwan bule menyungkeun jangan ada lagi korban jiwa di kompetisi liga Indonesia !

    Persib kembali salurkan donasi untuk penanganan covid


    Komedar gunakan bobotoh futsal camp untuk syuting



    “Komite Disiplin PSSI bertugas untuk menjaga displin, mengatur serta menetapkan sanksi dalam sepak bola supaya bisa lebih baik dan maju. Hal ini harus ditegakkan, dengan melalui mekanisme sidang komite disiplin, yang diatur dalam kode disiplin PSSI,” kata Erwin, membuka bahasan materinya, pada Selasa (14/720) lalu.

    Erwin mengatakan, bahwa euforia penonton kadang tidak terkendali, “Mereka pun kadang tak jarang suka terbawa hal itu dengan membawa flare (suar) serta menyalakannya di dalam stadion,” jelasnya. 

    Menurut Erwin, sasaran hukuman komite disiplin, antara lain adalah klub, pemain, ofisial tim, hingga panitia pelaksana. Sebab untuk mengumpulkan bukti-bukti untuk menjatuhkan hukuman saat ini lebih mudah, karena kompetisi disiarkan melalui kamera televisi (dimana banyak kamera yang merekam setiap kejadian dalam suatu pertandingan). Keputusan komite disiplin pun tidak akan melenceng jauh dari kode disiplin yang sudah ditetapkan oleh PSSI. (Bobotoh.id/HR - pssi.org)


    Ayo Dibeli