Teranyar

    Kusmana Memere Arahan, Lurah Inyoh Menyekedulkan, Kampung KB Kudu Optimal !

    18 October 2020 22:16
    Supaya, keberadaan kampung KB mengjadi pusat keunggulan pembangunan ketahanan keluarga.
    Pasti tidak poho, soal Kampung KB yang terus berproses dan mengjadi ikon inih. Yang tidak ujug-ujug pucunghul dan bukan semata tempat rag-rag nya program Bangga Kencana. Malahan, nakoda BKKBN Jabar, Kusmana mengyakini keberadaan Kampung KB mengjadi salah satu benteng keluarga dari ancaman si Covid-19 yang bikin pohora dan riweuh inih. 

    Dan, Jum'at siang, 16 Oktober 2020, Kampung KB Cikdes di Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, kota Tasikmalaya dijambangi Kusmana bareng Kadis Pengendalilan Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kota Tasikmalaya, Nunung Kartini, Korbid Pengendalian Penduduk BKKBN Jabar, Irfan Indriastono, Lurah Cikalang, Inyoh Sopian, dan para kabid di lingkungan DPPKBP3A. 

    Ceuk Kusmana, potensi kampung KB kudu terus di optimalkan. Pokja kampung KB kudu aktif mengajak warga mempraktekeun mangpaat lahan kosong secara produktif. Salah satunya dengan menanam sayur atawa buah di atas lahan-lahan kosong. 

    To'ong Kusmana di sini sudah bagus. Ada tanaman hijau, juga banyak kolam ikan. Ke depan nya supaya tanaman sayur diperbanyak. Jadi, tidak hanya indah di mata, tapi bermangpaat besar keur peningkatan gizi keluarga.

    Pokja nya kudu berkoordinasi sama organisasi perangkat daerah nu mengbidangi pertanian dan para kelompok tani. Juga ke aparat kewilayahan setempat. Supaya, keberadaan kampung KB mengjadi pusat keunggulan pembangunan ketahanan keluarga.

    Kusmana memang memere arahan dan ternyata Lurah Inyoh menyekedulkan, buat ngembangkeun kampung KB di wilayahnya. Inyoh punya rencana, yang konsepnya sejalan sama program Sadar Inflasi dari Kementerian Pertanian. Intinya, masyarakat kudu aktif menanam sayur di halaman masing-masing atow setiap lahan kosong.

    “Kami tos mencontohkan dengan melak aneka sayur di halaman kantor kelurahan. Terus, mengajak setiap rumah melak paling tidak lima tanaman sayur, memakey pot atow polybag. Tujuannya supaya bisa dipanen atow dipetik bergantian,” ungkap Inyoh sambil menenjokan 5 jari.

    Ceuk Inyoh, Insya Allah jika ini bisa dilakukan secara konsisten, keluarga tidak akan kekurangan gizi. Banyak yang bisa dinikmati dari halaman rumah.

    Lain halnya dengan Kepala DPPKBP3A, Nunung Kartini yang tengah ngembangkeun kampung KB tematik. Setiap kampung KB akan didorong untuk menjadi pusat keunggulan, baik produk maupun kekhasan lainnya.

    Nunung mencontohkan kampung KB di Kecamatan Cipedes nu ngembangkeun kerajinan alas kaki. Di sana memproduksi kelom geulis dan rupa-rupa alas kaki lainnya. Daerah lainnya didorong keur ngembangkeun payung khas Tasikmalaya. Juga ada kegandrungan pada budidayakan tanaman hias untuk dijual kepada masyarakat atow pengunjung. Itu bisa menjadi kekhasan Cikdes. 

    Malahan Nunung dan pihaknya tengah ngembangkeun inovasi, terkait pelayanan masyarakat di kampung KB. Yakni, mengjadikan kampung KB jadi kawasan ramah anak. Namanya Kakaren Karamat: Kampung KB dan Kampung Ramah Anak Terpadu.

    "Tidak hanya untuk penguatan program Bangga Kencana, tetapi untuk menghadirkan sebuah kawasan ramah anak. Kita dorong agar sudut-sudut tertentu didesain ramah anak. Artinya, setiap anak bisa memanfaatkan ruang yang ada di kampung KB tersebut,” terang Nunung.

    Harapannya, Kakaren Kaamat sudah bida dilaksanakan tahun depan untuk setiap kampung KB di Kota Tasikmalaya. Sedang dirintis dan sudah diusulkan, namun gegara Covid-19 yang bikin riweuh, mimpinya belum bisa sekarang.

    Sementara KorBid Pengendalian Penduduk BKKBN Jabar, Irfan Indriastono mengjelaskan soal rebranding dari kampung keluarga berencana menjadi kampung keluarga berkualitas. Dengan rebranding ini, kampung KB tidak saja fokeus pada penguatan pelayanan KB. Melainkan mendorong peningkatan kualitas hidup keluarga.

    Ceuk Irfan ini terkait edaran Mendagri soal intensifikasi dan ekstensifikasi program Bangga Kencana melalui Kampung KB. Ini sekaligus menjadi transformasi nomenklatur menjadi keluarga berkualitas. Kampung KB, Keren nya lur... (Bobotoh.id/HR - FT : NJP)

    Ayo Dibeli