Teranyar

    Liga 1 2020 Dibubarkan, Viking Persib Club Buka Suara!

    22 January 2021 14:57
    Ketua Umum Viking Persib Club, Heru Djoko berkomentar terkait dibubarkannya Liga 1 2020. (Bobotoh.id/AH)
    Menurut Heru, PSSI telah berusaha dan mempertimbangkan beberapa hal sebelum memutuskan untuk menghentikan Liga 2020.






    Kompetisi Liga 1 2020 resmi dibubarkan. Keputusan tersebut keluar melalui rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang diselenggarakan pada Rabu (20/1/2021) lalu. Hal tersebut pun otomatis memutus kompetisi yang baru berjalan sebanyak 3 laga itu.

    Menanggapi dibubarkannya kompetisi Liga 1 2020, salah satu kelompok suporter Persib Bandung, Viking Persib Club pun mengeluarkan komentar. Melalui Ketua Umum Viking Persib Club, Heru Djoko, Viking secara garis besar menerima keputusan yang dikeluarkan dari PSSI.

    Menurut Heru, PSSI telah berusaha dan mempertimbangkan beberapa hal sebelum memutuskan untuk menghentikan Liga 2020. Meski demikian, dirinya mengaku cukup menyayangkan lantaran Persib pada Liga 1 2020 kemarin sedang dalam performa yang cukup baik dengan berada di peringkat pertama.

    Ieu Rame Bob: TIDAK DINOBATKAN SEBAGAI JUARA LIGA 1 2020, BEGINI REAKSI PERSIB!

    "Sebenarnya mungkin ini keputusan bersama. PSSI juga bukan organisasi otoriter. (mereka memutuskan, red.) Lewat rapat. Semuanya sudah dipertimbangkan dengan matang. Tapi sebagai bobotoh sayang kemarin sudah di (peringkat) atas. Kemarin didapatnya dengan susah payah, dengan persiapan yang matang, terus kita menjadi pemuncak," ujar Heru, Kamis (21/1/2021).

    Ke depannya, Heru berharap agar PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) sebagai operator kompetisi dapat menentukan jadwal baru untuk kompetisi yang baru. Meski kemungkinan kompetisi nanti akan dijalankan dengan tanpa penonton, Heru berharap agar nantinya pertandingan bisa ditonton langsung oleh penonton di stadion secara bertahap.

    "Tapi tidak apa-apa, (kami) menerima. Mungkin nanti akan berhubungan dengan jadwal yang baru lagi. Jadi kami menerima yang penting kami ingin segera ada kompertisi. Tapi dengan format yang aman dari pandemi ini. Semuanya bisa menonton lagi tapi dengan cara yang aman. Mungkin bisa tanpa penonton," papar Heru. (Bobotoh.id/RF)