Teranyar

    Liga Tinggal Menghitung Hari, PSSI Berharap Leuwih Alus Dan Berkualitas !

    12 February 2020 10:39
    jika sepakbola ingin majuSaatnya untuk meningkatkan standar dan level mengelola pertandingan. Jangan melakukan hal-hal seperti yang biasa dilakukan di masa lalu.

    Kompetisi sepak menyepak si kulit bundar kasta tertinggi tinggal menghitung hari, kalau tidak ada perubahan, pada 29 Februari ini, pesta masyarakat pencinta sepakbola ini akan memulai kick off nya. Dan, PSSI sebagai federasi yang berada paling atas, meminta kalau penyelenggaraan Kompetisi Liga 1 musim 2020 diharapkan bisa lebih baik dan berkualitas.

    Evaluasi sudah dilakukan, persiapan pelaksanaan juga terus dimatangkan, termasuk semua perangkat pertandingan yang terlibat seperti pengawas pertandingan, general coordinator dan media officer.

    Ieu Rame Lur

    Ceuk Abah Obet pemain nya terlalu banyak mikir

    Djanur mencarioskeun para pesaing di liga. Luar biasa banyak


    "Kita ingin standar pengelolaan pertandingan terus ditingkatkan," ujar Wakil Ketua Umum PSSI, yang juga Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru, Cucu Somantri saat membuka "Club's Workshop Match Commisioner, Local General Coordinator, Local Media Officer dan Local Security Officer Liga 1 dan Liga 2" di Jakarta, Senin (10/2) kemarin.

    Workshop, yang diselenggarakan PT LIB dan kerja sama PSSI ini, diikuti lebih dari 200 peserta yang berasal dari perwakilan klub Liga 1 dan 2 serta perangkat pertandingan. Selain itu juga hadir tamu undangan Head of Competition Support AFC, Brian See.

    Ieu Rame Lur

    Dua gol Vizcara membungkam Djanur

    Abah Obet memeunteun laga versus barito bagus buat mental pemainnya


    "Harapan kami nantinya kualitas para perangkat pertandingan seperti match commissioner, general coordinator, media officer dan security officer sesuai dengan standar PSSI serta AFC sehingga tercipta kualitas pertandingan yang bermutu baik," kata Cucu.

    Menurut Cucu, jika sepakbola ingin maju, ini saatnya untuk meningkatkan standar dan level dalam mengelola pertandingan. Jangan melakukan hal-hal seperti yang biasa dilakukan di masa lalu, jika ingin meningkatkan standar kompetisi sepakbola Indonesia. (Bobotoh.id/HR - FT : DN)


    Ayo Dibeli