Teranyar

    Lontarkan Kritik, Tapi Jangan Sampai Ada Kontak Fisik

    12 March 2019 15:49
    Bobotoh memasuki lapangan sebagai pelampiasan kekecewaan terhadap klub ksayangannya. Pada pertandingan melawan Persebaya Surabaya di Stadion SJH, Persib kalah 3-2 dan dipastikan gagal di penyisihan grup A Piala Presiden 2019. Foto: Adam S. Husein
    Bobotoh masuk ke lapangan dan melakukan tindak kekerasan terhadap pelatih Miljan Radovic usai pertandingan
    Usai pertandingan Persebaya Surabaya  vs Persib Bandung (Kamis pekan lalu, 7/3/2019). Dunia sepakbola tanah air begitu ramai. Bukan karena kekalahan Persib, tapi karena sikap oknum bobotoh yang menuai banyak kecaman, bahkan menjadi sorotan.Kita, sebagai pendukung dan orang yang sayang terhadap tim ini.

    Sangat layak dan berhak untuk melontarkan kritik kepada sang arsitek. Tapi sangat memalukan dan disayangkan jika akhirnya terjadi kontak fisik. Ini bukan lagi soal taktik atau kritik, tapi ini tentang sikap, sikap yang seharusnya bisa lebih dewasa dan bisa menahan diri serta terus memberikan dukungan, baik dalam bentuk kritik, saran, masukan ataupun harapan.

    Ieu Rame Lur:

    Persib vs Perseru Sepi, Area SJH Dipakai Diajar Nyetir Mobil!

    Momentum: Merindu (Gomez & Bauman) Itu Berat...

    Kita semua mengerti dan menyadari. Perbedaan yang begitu signifikan dalam periode Mario Gomez dan Miljan Radovic. Dari segi komposisi pemain, hingga gaya bermain. Tapi itu, bukan alasan untuk tak terus memberi dukungan.

    Karena bagaimanapun, mereka semua sangat perlu dukungan dari kita semua, meski kondisi saat ini membuat kita merasakan kekecewaan yang mendalam.

    "Mari bersama menjadi bobotoh santun, yang bukan hanya sekedar ucapan atau pernyataan, tapi dengan pembuktian berupa tindakan yang santun pula. Dan juga, ungkapkan segala bentuk penilaian dengan cara yang baik, bukan dengan kontak fisik"
    - Syafii Ridwan, Bobotoh PERSIB Bandung


    Semoga, kejadian kemarin, yang dilakukan oknum tersebut, menjadi pembelajaran bagi kita semua. Untuk lebih dewasa dalam menyikapi hasil pertandingan. Karena sejatinya, sepakbola tak melulu soal kemenangan, dan semua, butuh sebuah proses yang tak mudah.

    Ieu Rame Lur: Persib 2X Melendoy Di Piala Presiden, Ini Kata Dado

    Lolos Di Piala Indonesia & Melenoy Di Piala Presiden, Ini Kata Miljan

    Sama halnya seperti tahun lalu saat di Piala Presiden Persib tersingkir di fase grup, namun membuktikannya di kompetisi.

    Dan semoga, dengan tersingkirnya Persib, menjadi evaluasi dan peringatan dini. Bahwasanya, dalam turnamen pun permainan dan komposisi pemain saat ini sulit untuk menang. Apalagi dalam kompetisi untuk bersaing.

    Mari bersama menjadi bobotoh santun, yang bukan hanya sekedar ucapan atau pernyataan, tapi dengan pembuktian berupa tindakan yang santun pula. Dan juga, ungkapkan segala bentuk penilaian dengan cara yang baik, bukan dengan kontak fisik. (Bobotoh.id/RCK. Foto: AH)


    Ditulis oleh Syafii Ridwan.

    Redaksi mengundang Bobotoh untuk menulis. Kirimkan tulisan sepanjang 1-2 halaman Microsoft Word atau 250-500 kata ke email idbobotoh.redaksi@gmail.com.

    Redaksi berhak melakukan penyuntingan atas setiap tulisan yang ditayangkan dengan tidak mengurangi atau mengubah esensinya.Tulisan tidak harus sependapat dengan kebijakan redaksi sepanjang tidak menyinggung unsur SARA dan bernada hasutan/provokasi.
    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli