Teranyar

    Mantan Pemain Liga Inggris Selundupkan 2 Ton Narkoba

    5 April 2021 12:04
    Mantan gelandang Southampton dan Portsmouth Jhon Viafara (AFP/Daily Mail)
    “Saya dulu berbagi ruang ganti dengan Messi, tetapi sekarang saya harus berbagi kamar dengan seseorang yang berperang di negara kami"
    Jhon Viafara mantan pemain Liga Inggris yang bermain untuk Southampton dan Portsmouth harus tinggal dibalik jeruji besi selama 11 tahun setelah dinyatakan bersalah atas perdagangan narkoba jenis kokain ke Amerika Serikat dari negara asalnya Kolombia, menurut jaksa penuntut AS.

    Jhon yang kini berusia 42 tahun ini memiliki 34 caps untuk Kolombia, dijatuhi hukuman oleh pengadilan federal di Texas pada hari Rabu.

    Viafara, November lalu mengaku bersalah dalam andilnya untuk mengimpor lima kilogram atau lebih kokain ke Amerika Serikat, dan diekstradisi di utara tanah airnya pada Januari.

    Dia menjadi berita utama yang dituduh mengimpor dua ton kokain ke Amerika Serikat, yang setara dengan 21 juta poundsterlinng yang mengejutkan.

    Jaksa penuntut mengatakan bahwa mantan bintang Saints and Pompey itu berkonspirasi dengan anggota Kartel Teluk untuk mengirim pengiriman kokain dari Kolombia dengan speedboat ke Meksiko, yang akhirnya tiba di Amerika Serikat. Dia telah diselidiki selama tiga tahun.

    Viafara bermain untuk 10 klub selama karirnya, termasuk tim Liga Premier Portsmouth dan Southampton. Pada tahun 2004, ia membantu tim Kolombia Once Caldas memenangkan Copa Libertadores, kompetisi klub top Amerika Selatan.

    Dia berkata: “Saya dulu berbagi ruang ganti dengan Messi, tetapi sekarang saya harus berbagi kamar dengan seseorang yang berperang di negara kami.”

    Dia juga bermain untuk beberapa klub Kolombia dan tim nasional, serta tim LaLiga Real Sociedad, sebelum pensiun pada 2015.

    Februari lalu, mantan bek timnas Kolombia Diego Leon Osorio dihukum karena mengedarkan narkotika.

    Tong Poho Ieu : dikalahkan-sevilla-perburuan-gelar-juara-la-liga-semakin-seru

    (Bobotohid/GD/Bolalob)