Teranyar

    Masalah Ini Amat Krusial Dan Sensitif

    26 March 2021 16:32
    Pendidikan seks adalah pemberian informasi dan pembentukan sikap serta keyakinan tentang seks, identitas seksual, hubungan, dan keintiman.
    "Tak sedikit orangtua yang masih ragu dan malu mengajarkan pendidikan seks pada anaknya. Seharusnya dikenalkan sedini mungkin, agar anak tak mendapatkan informasi keliru mengenai pendidikan seks,"



    Buat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman khalayak ramai tentang pendidikan seks anak usia dini, Direktorat kesehatan reproduksi BKKBN Pusat menyieun Webinar “Tabu bicara seks pada anak” - Edukasi seks untuk anak generasi alpha, yang digelar secara virtual, pada Rabu 24 Maret 2021 lalu.

    Kegiatan Webinar ini melibatkan Dinas Lembaga terkait, PKB dan PLKB, tenaga pendidik PAUD, TK dan SD, komponen masyarakat (kader RPTRA, PKK dan Poktan, komunitas), tokoh agama dan tokoh masyarakat, organisasi profesi, akademi kebidanan dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan.

    Ceuk Kepala BKKBN Pusat, Hasto Wardoyo, banyaknya permasalahan yang timbul pada anak dan remaja diakibatkan oleh kurangnya pengetahuan maupun mispersepsi. Yang diakibatkan derasnya informasi dari berbagai platform media sosial, yang terkadang belum jelas kesohehannya.

    Menurut dokter Hasto, pendidikan seks adalah pemberian informasi dan pembentukan sikap serta keyakinan tentang seks, identitas seksual, hubungan, dan keintiman.

    “Hal ini menyangkut anatomi seksual manusia, reproduksi, hubungan seksual, kesehatan reproduksi, hubungan emosional dan aspek lain dari perilaku seksual manusia. Hal ini sangat penting bagi manusia, sehingga setiap anak memiliki hak untuk dididik tentang seks, “ jelasnya.

    Dokter Hasto memeunteun, pendidikan seks membogaan arti yang jauh lebih luas yakni upaya memere pengetahuan tentang perubahan biologis, psikologis, dan psikososial sebagai akibat pertumbuhan dan perkembangan manusia.

    Sementara Dr. Eni Gustina, MPH, Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN RI, bilang kalau masih rendahnya pengetahuan ortu, pendidik dan masyarakat tentang pendidikan seks pada anak menyebabkan kesehatan reproduksi sejak masa anak-anak.

    "Mulut, dada, kemaluan dan pantat, ini bagian tubuh yang harus dijaga. Tidak boleh sembarang orang tau dan bisa menyentuhnya, TITIK," tegas dokter Eni dengan nada sedikit meninggi. Mengingatkan.....!

    Tapi, ada bagian tubuh juga yang hanya boleh disentuh oleh ortu. Semisal saat memandikan, ketika membersihkan sehabis buang air, atau mendampingi ke dokter ketika memeriksa.

    Dan, kudu bisa bilang TIDAK ! JANGAN ! Saat orang lain menyentuh bagian pribadi, atow menyuruh buka baju atow menunjukkan bagian pribadi tubuh atow menunjukkan filem atow foto telanjang.

    Kegiatan Webinar ini melibatkan Dinas Lembaga terkait, PKB dan PLKB, tenaga pendidik
    PAUD, TK dan SD, komponen masyarakat (kader RPTRA, PKK dan Poktan, komunitas), tokoh agama dan tokoh masyarakat, organisasi profesi, akademi kebidanan dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan.

    Kegiatan webinar yang dilakukan melalui canal zoom, life facebook dan life youtube ini, juga menghadirkan pemateri praktisi & pemerhati perkembangan anak, Nyi Mas Diane W, dan Direktur Kespro BKKBN, Mukhtar Bakti dengan dipandu host Putri Indonesia 2008, Ajeng Patria Mellisa. (Bobotoh.id/HR-bkkbn)