Teranyar

    Match Fixing: Polisi Memarios Eks Exco PSSI & Direktur LIB

    2 January 2019 16:50
    Mantan anggota Exco, Hidayat dan Direktur LIB, Risha Adiwidjaya diperiksa polisi terkaoy pengatuan skor dan mafia bola
    Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Sepakbola Polri kembali menjadwalkan pemeriksaan terkait kasus dugaan pengaturan skor dalam pertandingan sepak bola di liga Indonesia. Pemeriksaan kali ini dilakukan terhadap eks anggota Exco PSSI, Hidayat dan direktur PT. Liga Indonesia Baru (LIB) Risa Adi Wijaya.

    "Hari ini sudah konfirmasi hadir berikan keterangan terkait menyangkut masalah mafia bola di liga 3 khususnya dan liga lain," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 2/1/2019.

    Ieu Rame Lur:

    Persib Lambat Menyieun Pasukan? Ini Kata Yudi Guntara!

    Zola: Tawaran Dari Thailand Buat Jam Terbang

    Dilansir dari Viva.co.id, Dedi menuturkan, Satgas ini masih terus mendalami skandal pengaturan skor dari empat orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Oleh sebab itu, Satgas yang dikomandoi langsung Kapolri Jenderal Tito Karnavian itu telah menyusun jadwal pemeriksaan terhadap beberapa saksi yang diduga mengetahui konstruksi perkara ini.

    "Dan satgas mendalami kembali dari laporan masyarakat yang sudah dianalisa untuk dilakukan lebih lanjut yaitu ada 47 laporan. Ke depan sudah dibuat rencana untuk mengundang kembali beberapa saksi untuk berantas mafia bola"
    - Brigjen Pol. Dedi Prasetyo, Kabiro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri


    "Progresnya dalam tiap hari ada saksi dimintai keterangannya. Secara bertahap akan disampaikan. Termasuk nanti akan pemeriksaan keterangan saksi kembali," ujar Dedi.

    Ieu Rame Lur: Zalnando Ingin Bela Persib: Saya Juga Bobotoh!

    Persib Segera Gelar Latihan Perdana!

    Pemeriksaan itu, kata Dedi, mengacu pada adanya 47 laporan masyarakat yang masuk ke Polri terkait skandal pengaturan skor sepakbola nasional. Diakui Dedi, dari puluhan laporan tersebut menyeret beberapa nama-nama yang diduga kuat mengetahui skandal tersebut.

    "Dan satgas mendalami kembali dari laporan masyarakat yang sudah dianalisa untuk dilakukan lebih lanjut yaitu ada 47 laporan. Ke depan sudah dibuat rencana untuk mengundang kembali beberapa saksi untuk berantas mafia bola," kata mantan Wakapolda Kalimantan Tengah tersebut.

    Dalam kasus mafia sepakbola, satgas telah menangkap dan menahan empat tersangka yakni Priyanto alias Mbah Pri, Anik Yuni Artikasari alias Tika, Tjan Lin Eng alias Johar dan Dwi Riyanto alias Mbah Putih.

    Keempat tersangka itu dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dan atau tindak pidana suap dan atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau UU No 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan atau Pasal 3, 4, 5, UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU. (Bobotoh.id/RCK)
    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli