Teranyar

    MAUNG dan SINGO, SIAPA LEBIH EDAN ?!

    28 November 2021 00:05
    Rasanya, Maung Bandung lebih edan daripada Singo Edan.


    Super big match dua "raja hutan", Persib Maung Bandung dan Arena Singo Edan FC bakal tersaji di laga pekan ke 14 Liga 1 2021-2022.

    Bentrokan kedua tim (raja hutan) yang tengah berburu Pamuncak klasemen yang diduduki Bhayangkara FC itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman - DIY, Minggu (28/11) pukul 20.45 wib.

    Baik Maung Bandung maupun Singo Edan, keduanya tidak bisa menurunkan komposisi lengkap terbaiknya. Ada yang dihukum akumulasi kartu kuning, dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia, serta cidera. Dengan begitu, kecerdikan masing-masing pelatih yang diperlukan tentunya untuk mencari pengganti yang pas.

    Pelatih Maung Bandung, Robert Rene Alberts kehilangan Ezra Walian, Victor Igbonefo yang dibedol ke Timnas Indonesia, disusul Mohammed Rashid yang kudu balik untuk memperkuat Timnas Palestina, serta Nick Kuipers yang terkena kartu kuning kedua.

    Sementara dari kubu Singo Edan, pelatih asal Portugal Edoardo Almeida tidak bisa memainkan Kushedya Hari Yudo dan Dedik Setiawan yang ikut memperkuat Timnas Indonesia, lantas Hanif Syahbandi dan Diego Michel yang mendapat hukuman kartu kuning, serta Feby Eka dan Tito Hamzah yang masih berkutat dengan cidera engkel.

    Sejauh ini pelatih asal Belanda, Alberts selalu mencambuk Maung Bandung tampil lebih menyerang dan banyak menguasai permainan. Namun lini belakang lemah, sehingga tidak jarang kedodoran.

    Terbukti Maung Bandung rontok oleh Macan Kemayoran sehingga mengalami kekalahan pertama. Setidaknya, Alberts leneng menghadapi partai perebutan pemuncak klasemen yang berisiko tergusur dari posisi kedua.

    Masalahnya arsitek berisi 66 tahun, itu harus mencari dua stoper alternatif. Karena bek tengah andalan Nick dan Victor absen. Sedangkan stok bek tengah murni tinggal Achmad Jufriyanto, yang mau tidak mau harus berpasangan dengan Supardi Nasir lagi atau dengan Indra Mustafa. Dan stelan Jufriyanto dengan Supardi sudah jelas sering keteteran.

    Berbeda dengan Edoardo Almeida, pelatih asal Portugal itu masih punya cukup stok pemain. Lagian, Singo Edan sudah terbiasa kehilangan pemain inti.

    Namun hasil seri Bhayangkara FC kontra PSIS Semarang, betapa tidak membuat Alberts dan pasukannya bertekad merebut kursi pemuncak klasemen yang tinggal satu poin saja.

    Tries Pondang Simbolon, Bobotoh asal Pasirwangi, Cihideung-Lembang, Kabupaten Bandung Barat menyebutkan, lawan Arema FC merupakan ujian yang sesungguhnya bagi Persib.

    "Kemenangan telak atas Persiraja Banda pada pekan ke 13 lalu, tidak menjadi patokan kualitas secara permainan Persib bagus," sebut pria yang dalam kesehariannya ngantor sebagai PIC event RSO (Djarum,) Bandung melalui pesan What's App, Sabtu (27/11) siang kemarin.

    Jadi, dia tidak menyebutkan siapa di antara Persib dan Arema FC yang akan menang dalam duel dua "Raja hutan" itu. "Ya, tim yang lebih siap untuk tempur di lapangan, mungkin tim itu yang akan menjadi pemenang," imbuh Tries, sapaan akrabnya.

    Sesungguhnya, kalau berkaca pada pertemuan kedua tim sebelumnya, Persib lebih sering menang dari Arema FC.
    Mungkin, karena di seri ketiga Singo Edan 2x menang berturut-turut. Sementara Persib 1x kalah dari Persija dan 1x menang atas Persiraja Banda Aceh.

    Kekalahan dari Persija, tidak mengurangi tekad Persib untuk terus berada di jalur juara. Terbukti, langsung bangkit dan menghajar Persiraja.

    Eddi Brokoli, host kondang dari Kota Kembang mengatakan, kekalahan dari Persija selain ulah wasit yang menutup mata ketika si kulit bundar sudah melewati garis gawang yang dijaga Andritany, juga Persib bertanding teu make "getih".

    "Lawan Persija, Persib teu make 'getih'. Coba mun make getih, garansi Persib moal eleh" kata si kribo yang mantan vocalist grup Harapan Jaya Band, saat ngobrol di Kantinnation The Panas Dalam Jalan Ambon, Bandung Jumat (26/11) malam.

    Pengagum berat Club' Arsenal, Inggris itu memprediksikan Persib menang lawan Arema FC. "Asal make 'getih', Persib menang lawan Arema FC. Tapi, tipis," tandas Eddi Brokoli.

    Kalau melihat kekuatan Singo Edan, dari 2x main dan berturut-turut menang. Selain strategi Edoardo Almeida yang taktis, peran Carlos Fortes sebagai penyerang patut diwaspadai ekstra ketat. Pemain asal Portugal itu, kini bercokol di deretan pencetak gol subur di liga 1 2021-2022.

    Kemudian di bawah mistar gawang, Aldison Jaringan yang juga diboyong dari Portugal cukup sigap, dan terbilang irit kebobolan.

    Punggawa lainnya, John Alfarizi sang kapten serta Dendi Santoso dan Inshi Yamaguchi gelandang tidak jarang ikut bertahan membantu bek tengah andalan Sergio Silva.

    Nah, starting line-up apa yang akan diapungkan Robert Rene Alberts untuk menjinakkan Singo Edan di super big match malam nanti ?

    Teu kudu lieur atawa riweuh, dengan formasi 4-4-2 dan starting line-up Kiper : Teja Paku Alam, Bek Tengah : Achmad Jupriyanto dan Supardi Nasir, Bek Kanan : Henhen Herdiana/Bayu M Fikry, Bek Kiri : Zalnando/Ardi Idrus.

    Lantas di Luni Tengah : Marc Klok dan Dedi Kusnandar serta Sayap Kanan : Febri Haryadi dan Sayap Kiri : Esteban Vizcarra. Dan duet Penyerang : Wander Luiz dengan Geoffrey Castillion, serta Pemain Pengganti: Bekham Putra Nugraha, Frets Butuan, Erwin Ramdani dan Abdul Aziz.

    Rasanya, Maung Bandung lebih edan daripada Singo Edan. Gak percaya ? Saksikan saja di layar kaca Indosiar di rumah masing-masing sambil nyeduh Kopi Gadjah ! Bravo bibotoh.id !
    (H. SS) *