Teranyar

    Memikawanoh Black Box, 'Kotak Hitam' Yang Berwarna Jingga!

    1 November 2018 19:22
    Black box pesawat Lion Air nomor penerbangan PK-LQP JT 610 ditemukam di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Kamis, 1/1/2018. Walau diberi nama black box, piranti ini tidaklah berwarna hitam melainkan berwarna orange/jingga. Selain itu, bentuknya juga tidak kotak.

    Black box ini terdiri dari dua komponen, yakni flight data recorder (FDR) dan cockpit voice recorder (CVR). FDR merekam data-data di antaranya kecepatan, ketinggian, percepatan vertikal, hingga penggunaan bahan bakar. Sedangkan CVR merekam 2 jam dari percakapan di kokpit.

    Ieu Rame Lur:

    UMP Jawa Barat Naik 8,03%

    Black Box JT 610 Ditemukan Utuh!

    CVR dapat merekam interaksi antar awak kabin dan antara awak kabin dan petugas ATC juga suara-suara di background.
    "Black box diciptakan oleh seorang  Australia bernama Dr David Warren. David menciptakan black box setelah  yang kehilangan ayahnya dalam sebuah kecelakaan pesawat. "


    Pada sekitar tahun 1950, Warren punya ide tentang perangkat yang bisa merekam data penerbangan dan percakapan di kokpit untuk membantu analisisi penerbangan.

    Ieu Rame Lur:

    Digelar di Jakarta, BFC Yakin Laga Menglawan Persib Berjalan Lancar

    Hariono Kemungkinan Bisa Diturunkan Menglawan BFC

    Prototype pertama yang diberi nama ARL Flight Memory Unit diciptakan pada 1956. Namun, buatannya itu tidak mendapat banyak perhatian hingga 5 tahun kemudian.

    FDR biasanya dilapisi titanium atau baja tahan karat sehingga bisa menahan berbagai kondisi yang mengerikan. Benda ini bisa tahan panas hingga 1000 C selama 30 menit, tahan air dan berisi pemancar yang bisa bertahan di bawah air. Pemancar itu akan memancarkan sinyal hingga 30 hari atau sebelum baterainya habis. (Bobotoh.ID/RCK)
    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli