Teranyar

    Menyieun Panik, Eminem Dikritik!

    11 June 2018 16:29
    Musisi hip hop Eminem kembali mendapatkan kritikan tajam atas penampilannya di acara tahunan Bonnaroo Music Festival. Kritikan itu dialamatkan setelah pada sebuah lagu yang ditampilkannya, Eminem menggunakan efek suara letusan senjata api.

    Akibatnya, para penonton yang tengah menyaksikan Eminem membawakan lagu 'Kill You' yang dirilis dari album lama Eminem, The Marshall Mathers LP (2000), panik. Mereka mengira efek letusan senjata api itu adalah nyata.

    Ieu Rame Lur: Ardi Idrus Pulang Kampung !

    BBC melaporkan bila para penonton berteriak dan merunduk setelah terdengar letusan senjata api di tengah pertunjukan musik yang dibawakan Eminem. Hal ini dikarenakan para penonton masih trauma dnegan rentetan penembakan yang berakibat kematian yang terjadi di Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

    "Efek yang digunakan oleh Eminem sebagai bagian dari pertunjukan di Bonnaroo efek piroteknik yang menciptakan ledakan keras," ujar juru bicara Eminem yang dilansir BBC, Senin, 11/6/2018.

    Ieu Rame Lur: Liburan Ke Lombok, Joni Dapat Hadiah dari Bobotoh !

    "Dia telah menggunakan efek ini - seperti juga yang dilakuan ratusan artis lain - dalam pertunjukan langsungnya selama lebih dari 10 tahun, termasuk beberapa festival di AS sebelumnya, tanpa keluhan," tambahannya.

    Festival Musik dan Seni Bonnaroo adalah festival musik empat hari tahunan yang dikembangkan dan diproduksi oleh Superfly Presents dan AC Entertainment. Sejak tahun pertamanya di tahun 2002, telah diadakan di tempat yang sekarang bernama Great Stage Park di sebuah lahan seluas 700 ekar (2,8 km²) di Manchester, Tennessee, AS.

    Ieu Rame Lur: Tiga Klub Besar Indonesia Memuru Tanda Tangan Gaston Salasiwa !

    Penembakan massal akibat kebebasan memiliki senjata api di Amerika Serikat memang mengakibatkan negara itu dilanda dilema. di satu sisi memenuhi tuntutan undang-undang/amandemen negara Amerika Serikat. Tetapi di sisi lain menimbulkan banyak korban jiwa.

    Dilaporka Tempo dari Trace, korban tewas mencapai minimal sepuluh orang, yaitu penembakan massal Las Vegas sebanyak 58 orang tewas, yang sedang menonton konser musik country pada 2017, penembakan Orlando yaitu penembakan di sebuah klab malam dengan korban tewas 49 orang pada 2016, dan penembakan di kampus Virginia Tech dengan korban tewas 32 orang pada 2017.(Bobotoh.id/RCK)
    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli