Teranyar

    NJP Tahun Katujuh. Milik Kabupaten Pangandaran, !

    4 November 2019 16:21
    Gelaran Coklat Kita Napak Jagat Pasundan pas milangkala ke-7



    Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin. HMM sangat mengapresiasi Gelaran Coklat Kita Napak Jagat Pasundan  (NJP), sekaligus milangkala Kabupaten Pangandaran ke-7. Menurutnya, gelaran NJP yang di gelar di lapangan Grand Pangandaran, selain lokasinya sangat tepat, setelah Gerbang Utama Wisata Pangandaran. Juga keberadaannya lebih kreatif dan inovatif.

    “Saya mengapresiasi Pemkab yang telah bekerjasama dengan Coklat Kita untuk bisa menampilkan gelaran tahun yang ke-7 sekaligus juga milangkala Kabupaten Pangandaran yang ke-7 juga. Ini akan berdampak kepada potensi seni dan budaya lokal,” terang Agus, sumringah.

    Banyak Talent-talent budaya yang tampil di NJP Pagelaran Milangkala Kabupaten pangandaran ini, mereka terdiri dari beberapa sanggar dan paguron. Seperti  seperti Lingkung Seni Jembar Mustika yang menampilkan kesenian Lebon, Celempung dan Kecapi biola dari Padepokan Dangiang Mustika Sari, Sanggar Angklung Mang Koko , Sanggar Agia dan Sanggar Putra Rengganis yang menampilkan tarian Ethnic kolaborasi, Sanggar Ligar Munggaran dengan penampilan Eog dan Gondang, Padepokan seni Jnggala manik yang menampilkan Kecapi Rajah Tunggal dan kendangers Pangandaran

    Dan, Ega Roboth Ethnic Percussion, Jimbot and Friend, Dodi Kiwari, Calung NJP yang berkolaborasi dengan Ohang, dan Abiel Jatnika, melengkapi pagelaran dengan performancenya yang memikat.

    Para kreator ini merasa bangga bisa menyatu dengan Coklat Kita NJP. “Saya senang bisa berada didalamnya. Hampir semua gelaran yang telah dilakukan, Coklat Kita begitu memberikan support yang luar biasa,” tegas Ega.





    Sementara, perwakilan dari Coklat Kita, Ariella Davina Sahertian mengatakan kalau rangkaian gelaran NJP  ini titik akhirnya ada di milangkala Kabupaten Pangandaran ke-7.

    Menurutnya, gelaran Coklat Kita NJP dalam rangka Milangkala Kabupaten Pangandaran yang ke-7 ini mempunyai pengharapan yang sangat besar, tidak hanya sekedar menjadi tontonan semata.

    “Coklat Kita dan Pemerintahan Kabupaten Pangandaran  saat ini sangat concern akan pelestarian seni budaya dan berharap para penggiat seni sanggar atau paguron, serta warga masyarakat Kabupaten Pangandaran khususnya dan Jawa Barat umumnya untuk kembali mengingat dan tetap melestarikan warisan seni budayanya,” tuturnya.

    Dan tentunya ada harapan dari seluruh gelaran Coklat Kita NJP ini, kedepannya seni Budaya tatar Pasundan bisa selalu bertahan dan tetap kokoh seiring perkembangan zaman dan menjadi salah satu

    value untuk pariwisatanya.

    Giwa Rahman dari DSO Banjar mengamini apa yang di ungkapkan sejawatnya di Coklat Kita. Menurutnya secara kebetulan Kabupaten Pangandaran akan mengadakan milangkala yang ke-7. Dan gelaran Coklat Kita juga memasuki tahun  ke- 7.

    “NJP kali ini versinya sangat  spesial dai gelaran NJP lainnya. Dan Kabupaten Pangandaran inilah yang mendapat dari keseluruhan suksesnya gelaran NJP. Karena momennya pas berbarengan, tujuh tahun,” tutur Giwa, bangga.

    Namun sisi lain dari suksesnya acara gelaran ini adalah peran MC yang selalu memandu acara dengan menggunakan bahasa Sunda yang baik. Duet kompak, Prima Peryadi Ramadhan dan Reva Widi menjadikan suasana menjadi  hangat dan tentunya, seru banget !

    Kemeriahan Milangkala Kabupaten Pangandaran pada  3 November 2019  ini di buka pada siang hari dengan Karnaval Budaya, arak-arakan peserta karnaval dan kendaraan hias. Karnaval Budaya ini di buka langsung oleh Bupati Pangandaran  H. Jeje Wiradinata. Dan peserta Karnaval ini tidak hanya di ikuti oleh Kecamatan dan Desa dari Kabupaten pangandaran saja,  juga peserta lain dari kabupaten Kota lainnya di Jawa Barat seperti Purwakarta, Garut, Tasik dan Kabupaten Kota lainnya. Peserta Karnaval budaya ini di berangkatkan dari Pasar wisata (depan arwana) dan finis di pangandaran sunset. Setelah dari garis finish peserta karnaval beranjak menuju lokasi Napak Jagat Pasundan di Lapangan Grand Pangandaran. (Bobotoh.id/HR)


     

     

     


    Ayo Dibeli