Teranyar

    Pakum 8 Bulan, DCDC Pengadilan Musik Kembali Digelar. Ardhito Pramono Mengjadi Terdakwa !

    10 October 2020 11:24
    Pengadilan Musik kali ini sedikit berbeda dari sebelumnya karena ini diselenggarakan secara virtual, jadi tidak terbuka untuk umum dan hanya undangan tertentu dan juga dengan penerapan SOP kesehatan yang ketat


    Setelah vakum kurang lebih selama 8 bulan, acara DCDC Pengadilan Musik akhirnya kembali digelar. Acara tersebut kembali digelar di Bandung pada Jum'at malam (9/10/2020) dengan bintang tamu Ardhito Pramono.
    Akan tetapi, DCDC Pengadilan Musik kali ini digelar berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya. Pengadilan Musik kali ini digelar secara virtual dengan tidak dihadiri penonton umum seperti sebelumnya.
    Marketing Manajer Djarum Coklat, Agus Dani Hartono pun membeberkan alasan pihaknya baru kembali menggelar DCDC Pengadilan Musik. Pihaknya mengaku selama ini vakum lantaran mengikuti protokol dari pemerintah dalam situasi pandemi virus Covid-19.
    Akan tetapi, kali ini pihaknya mencoba untuk melakukan terobosan dengan cara menggelar DCDC Pengadilan Musik secara virtual. Acara tersebut pun dihadiri dengan jumlah orang yang terbatas dan tertutup untuk umum.
    "Sebetulnya acara Pengadilan Musik secara reguler diadakan setiap bulan sekali. Kenapa baru sekarang dilaksanakan lagi setelah libur selama 8 bulan karena kami juga menghadapi pandemi, jadi kami harus berstraregi untuk menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan banyak orang," papar Agus Dani Hartono kepada media.
    "Namun Pengadilan Musik kali ini sedikit berbeda dari sebelumnya karena ini diselenggarakan secara virtual, jadi tidak terbuka untuk umum dan hanya undangan tertentu dan juga dengan penerapan SOP kesehatan yang ketat," sambungnya.
    Kedepannya, acara DCDC Pengadilan Musik pun akan direncanakan rutin dilaksanakan kembali. Namun, Agus menyebut pihaknya akan lebih dulu mengevaluasi DCDC Pengadilan Musik Virtual dengan talent Ardhito Pramono ini.
    "Kami akan lihat evaluasi dari yang sekarang dengan talent Ardhito Pramono ini, kalau misalnya evaluasinya bagus nanti di awal bulan November akan kembali dieksekusi dengan talent yang sudah ada di daftar kami," tuturnya.
    DCDC Pengadilan Musik adalah salah satu program dari Djarum Coklat Dot Com (DCDC) yang secara rutib mengundang dan mengkaji materi-materi terbaru dari band-band independen dan solois tanah air. Lewat program ini, mereka akan menyandang predikat sebagai terdakwa, dan harys menghadapu berbagai tuntutan yang dilontarkan oleh Jaksa Penuntut. Jika talent tersebut berhasil berbicara atas nama karya, talent tersebut akan bebas dari tuntutan dan materinya dinyatakan layak untuk dikonsumsi oleh publik.
    Pada umumnya, DCDC Pengadilan Musik diadili oleh dua jaksa penuntut yakni Budi Dalton dan Pidi Baiq. Kursi Pembela ditempati oleh Yoga PHB dan Ruly Cikapundung. Pengadilan dipimpin oleh seorang hakim yaitu Man Jasad dan jalannya sidang diatur oleh Eddi Brokoli sebagai Panitera. (Bobotoh.id/RN - FT : reno)

    Ayo Dibeli