Teranyar

    Pasaé-saé Boeroean SAE di Bandoeng. #urbanfarming #pohonsemiliar

    1 February 2021 13:17
    Urban farming, begitoelah dia poenja istilah dalem bahasa asing. Jang bisa kita lakoekan masing-masing adalah bertjotjok tanam sajoeran sampai boedidaja ikan di sekitar roemah sendiri.

    Di Kota Bandoeng lagi dibikin rame pasaé-saé boeroean. Nama itoe program diseboet Boeroean SAE atawa Pakarangan Sehat, Alami, dan Ekonomis.  Kota Bandoeng poenja toedjoean biar pendoedoek kotaan maoe dan mampoe ikoet bangoen ketahanan pangan, dengen kasih manfa’at lahan jang memang terbatas. Urban farming, begitoelah dia poenja istilah dalem bahasa asing. Jang bisa kita lakoekan masing-masing adalah bertjotjok tanam sajoeran sampai boedidaja ikan di sekitar roemah sendiri.

    Program ini, menoeroet Wali Kota Bandoeng, Toean Oded M Danial, sebagai oepaja kasih sikap lantaran koerangnja lahan pertanian di Kota Bandoeng, tapi djoega kita haroes tingkatkan itoe tjoekoepan pangan sendiri. Apa lagi kalaoe kita inget bahwa 96%  pasokan pangan Kota Bandoeng hingga sekarang ini poenja asal dari loear kota.Mana tahan, loer!

    Roepanja ini program disamboet pendoedoek dengen goembira. "Soedah ada sekitar 150 kelompok urban farming jang tertjatat,”  kata Kepala Dinas Pangan dan Tanaman (Dispangtan) Kota Bandoeng Toean Gingin Ginanjar. Beloem lagi jang ikoet ramekan dari kalangan perorangan atawa partikelir. Kesediaan pangan Kota Bandoeng memang tjoekoep rentan lantaran boekan daerah prodoeksie tani sehingganja misih tergantoeng dari loear. “Kita perloe strategi!” kata Toean Gingin.

    Perkara teknis pigimananja, Dispangtan Kota Bandoeng djoega bikin Sein Farm, (Sekemala Integrated Farming) di Sekemala, distriek Oedjoengberoeng. Kata Toean Gingin, itoe Sein Farm  jang diboeka boeat oemoem poenja peran sebagai poesat informatsie dan laboratorioem urban farming bagi pendoedoek Kota Bandoeng. Toean Oded djoega belakangan ini hari  gentjar kasih adjak dia poenja warga oentoek ikoet program Boeroean Sae di roemah masing-masing. Nah, kita djoega bisa kasih hayoe!

    ---
    Penulis: Adi Raksanagara