Teranyar

    Pelatihnya Dipukul Saat Menglawan Barito, PSMS Lapor PSSI

    9 October 2018 14:24
    Pelatih PSMS Medan menjadi korban pemukulan beberapa staff pelatih Barito Putra usai laga yang digelar di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (7/10/2018). Usai kejadian, tim berjuluk Ayam Kinantan melayangkan surat resmi kepada PSSI.

    “Kami telah menggelar rapat dan CEO PSMS, pak Doddy Taher, sangat kecewa dengan kejadian ini. Jadi kami langsung layangkan surat ke komisi disiplin PSSI, dan meminta agar kejadian ini diusut,” kata Sekretaris klub Julius Raja, dikutip dari Goal.

    Ieu Rame Lur :

    Ponaryo: Sanksi Persib Harus Dijadikan Pelajaran

    Bojan Mendangu Gomez Tak Betah di Indonesia


    “Kami telah menggelar rapat dan CEO PSMS, pak Doddy Taher, sangat kecewa dengan kejadian ini. Jadi kami langsung layangkan surat ke komisi disiplin PSSI, dan meminta agar kejadian ini diusut,” kata Sekretaris klub Julius Raja, dikutip dari Goal.

    “Peter Butler mau salaman sama wasit. Itu hal yang biasa dilakukan setelah laga. Tapi dia malah dipukul ofisial Barito Putera. Setelah itu dilerai para asisten pelatih PSMS, dan lalu Butler diperiksa dokter, karena dia sempat merasa sempoyongan,” ungkapnya.

    “Katanya oknumnya salah satu asisten pelatih Barito. Ditambah lagi pada saat kejadian, ada pemain cadangan [Barito Putera] yang ikut.”

    Ieu Rame Lur :

    Sejumlah Pilar Absen, Siapa Saja Starting Persib? Ini Kata Staf Pelatih...

    Ada Wasit Di Lapangan, Tapi Yang Di Luar Yang Menghakimi!


    “Butler minta tak libatkan pihak lain kecuali PSSI. Dari video tentu akan lebih jelas. Saya yakin PT LIB punya videonya. Kalau sanksi, mereka [Komdis] yang memutuskan, bisa untuk tim, atau yang bersangkutan langsung. Kami sangat menyesalkan, karena kita baru saja rembuk nasional setelah kematian suporter,” cetus Raja.

    PSMS sudah melampirkan surat yang menjelaskan kronologis lengkap kejadian itu dengan nomor 232/PSMS/X/2018 tanggal 8 Oktober 2018 kepada PSSI. (bobotoh.id/HL)