Teranyar

    Pemuda Kelahiran Malang Ini Berbagi Kisah Kunaon Resep Persib...

    3 May 2018 10:16
    Menjadi pendukung Persib Bandung tidak selalu harus orang Bandung ataupun Jawa Barat. Agus Setiabudi contohnya, ia adalah pemuda asli Malang yang mengidolakan Maung Bandung, bukan Arema.

    Kepada bobotohID, pemuda kelahiran tahun 2000 ini menceritakan mengapa dirinya menyukai Persib.

    Ieu Rame Lur : Memayunan Persib, Ini Kata Mantan!

    'Darah biru' yang mengalir dalam tubuh Agus bukan berasal dari keluarga, teman atau lingkungan permainannya. Ia mengatakan jika teman-temannya adalah Aremania.

    Awalnya Agus sering menyaksikan laga Persib melalui layar kaca. Dua orang pemain Persib yaitu Nova Arianto dan Redouanne Barkaoui, juga loyalitas bobotoh saat mendukung Pangeran Biru mampu menyihir pria yang kini tinggal di Pandaan, Jawa Timur tersebut.

    "Waktu saya kecil suka Persib saat zaman beknya Nova Arianto dan striker nya Redouanne Barkaoui, yang saat saya suka pertama kali adalah selebrasi kedua pemain itu, lalu saya juga suka dengan bobotoh yang selalu mendukung Persib di stadion selalu penuh dan selalu meneror pemain lawan. Kemudia dari situlah saya suka menonton Persib meskipun dari tv (waktu kecil)," ujar Agus terkekeh saat berbincang dengan BobotohID, Rabu (2/5/2018) kemarin.

    Tinggal di perbatasan Surabaya dan Malang membuat Agus mempunyai pengalaman yang tidak pernah ia lupakan seumur hidupnya. Ia mengaku pernah dikeroyok oleh salah satu oknum kelompok suporter lawan.

    "Saya dikeroyok di parkiran stadion, untuk ada kepolisan yang menolong. Pelaku diamankan, saya pulang kerumah, Alhamdulillah bisa selamat," kata Agus.

    Selain itu, pengalamannya saat datang ke Bandung untuk bisa menyaksikan langsung Persib berlaga di stadion akan selalu dikenangnya.

    "Suasana nonton di Bandung itu indah, orangnya ramah-ramah, mojangnya gareulis, mang," tutur Agus tertawa.

    "Waktu itu saya nonton Persib lawan Persija. Dari jalan raya itu sudah macet, saya juga gak kebagian tiket, tapi akhirnya saya beli sama orang, harganya malah, sampai Rp. 200 ribu saking pengennya nonton langsung," paparnya.

    Bagi Agus, Persib adalah kebanggaan meskipun ia tinggal di luar Bandung. Oleh karenanya, pada saat Persib melawat ke Madura dan transit di Surabaya, Agus bersama kawan-kawannya menyiapkan penyambutan di Bandara Juanda, Rabu (2/5/2018) kemarin. Ia pun mendapat pengalaman baru yang tentunya akan ia kenang sepanjang hidupnya.

    "Saya menjadi salah satu perwakilan bobotoh dari Viking Pandaan yang diperkenankan masuk bus. Saya diberikan kesempatan ngomong ke pemain di depan, di dekat tempat duduk supir,"

    "Saya mendoakan perjalanan pemain Persib selamat, dan pulang membawa tiga poin dari Madura," ungkap Agus senang. (bobotoh.id/HL)

    *Liputan Ini Disponsori oleh Super Soccer 

    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli