Teranyar

    Pengelolaan GBLA & SJH Tidak Memanggih Titik Terang, Wa Haji: Kudu Bikin Lapang Sendiri

    9 October 2019 19:41
    Kemeriahan Stadion GBLA pada penutupan PON Jabar tahun 2016 silam
    Persib Bandung menyampaikan keseriusannya untuk mengelola stadion sendiri. Permohonan itu sudah disampaikan pada pemerintah kota Bandung maupun kabupaten Bandung agar Persib bisa mengelola stadion GBLA atau Stadion SJH.

    Namun per hari ini masih belum ada kejelasan mengenai pengelolaan itu. Bahkan Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muchtar, juga belum mengetahui bagaimana kabar terakhir pengelolaan Stadion GBLA.

    Ieu Rame Lur:

    Disanksi FIFA, PSSI Terima Kesalahan

    Diwarnai Gesekan Suporter, Persib Putri Tumbang Di Sleman

    "Soal GBLA belum ada kabarnya sampai sekarang," sebutnya kepada awak media saat dihubungi melalui telepon, Selasa kemarin (8/10/2019).

    "Satu-satunya jalan kudu bikin lapang sendiri"
    - Umuh Muchtar, Manajer PERSIB Bandung


    Begitu juga soal sulitnya mengelola Stadion SJH, di mana Bupati Kabupaten Bandung, memberikan izin pengelolaan SJH namun dengan syarat. Wa Haji mengakui belum mengetahui soal keinginan Bupati Bandung mengenai pengelolaan Stadion SJH.

    Ieu Rame Lur:

    Gabung Senior Ilham Qolba Petik Banyak Pelajaran

    FIFA Meragragkan Sanksi Untuk PSSI


    "Belum tahu," jawabnya pendek.

    Umuh menyebut bila GBLA atau SJH tetap sulit, maka satu-satunya cara agar bisa mengelola stadion adalah membuat lapangan (stadion) sendiri. "Satu-satunya jalan kudu bikin lapang sendiri."

    Dilansir Galamedia, Jumat (4/10/2019), Bupati Kabupaten Bandung, M. Dadang Naser menginginkan PT PBB tidak hanya mengelola Stadion Si Jalak Harupat saja, melainkan bisa mengelola seluruh sarana olahraga di Komplek Jalak Harupat. Tak hanya itu, dirinya berharap, ke depannya PT PBB tidak hanya fokus kepada olahraga sepak bola saja, tapi juga mengelola olahraga lainnya.



    "Aset sudah besar, orientasinya jangan sampai ke sepak bola saja, tapi harus bisa ke industri olahraga lainnya. PT PBB bisa hadir di Jalak, bisa kerja sama dengan Perusahaan Daerah atau mandiri atau bikin subsistem sendiri, mangga kami sangat welcome," katanya.(Bobotoh.id/FY/RCK. Foto: AH)
    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli