Teranyar

    Persiwa Mementa Persib Di WO, Ini Kata Supardi!

    6 February 2019 11:46
    Persiwa meminta operator Piala Indonesia menjatuhkan sanksi WO kepada Persib yang tidak bisa menggelar pertandingan
    Supardi Nasir dipastikan bisa diturunkan saat Persib Bandung menghadapi Persiwa Bina Putra FC di leg ke-2 babak 32 besar Piala Indonesia. Tetapi dengan adanya penundaan jadwal pertandingan, ia menilai tidak ada keuntungan bagi ia ataupun timnya.

    "Insya Allah bisa, itu yang saya katakan ada kesempatan untuk bisa turun, satu sisi temen kita yang tersiksa, karena mereka udah di puncak kemarin, jadi harus ngulang kembali, adaptasi lagi," tuturnya kepada awak media, Selasa kemarin 5/2/2019.

    Ieu Rame Lur:

    Kim Sudah Tidak Mendapat Angpao!

    Memayunan Persiwa, Radovic Yakin Bisa Menang!

    Supardi menilai, kemarahan Bobotoh atas penundaan jadwal adalah hal yang wajar. "Saya juga rindu berkumpul sama bobotoh, saya sangat paham, tapi saya katakan keselamatan lebih penting," jelasnya.

    "Ini alasan yang masuk akal, keselamatan bersama itu jauh lebih penting, satu pertandingan itu jauh dari apa-apa kalau memang sudah tahu ada sesuatu di stadion. Kenapa kita harus ikhtiar, kita harus menghindar, kalau pasalnya mungkin ranah manajemen yang menjelaskan"
    - Supardi Nasir, Pemain PERSIB Bandung


    Menanggapi permintaan Persiwa, Supardi enggan berkomentar jauh. Menurutnya permintaan Persiwa agar Persib di WO adalah ranah manajemen.

    Ieu Rame Lur:

    Wildansyah Ke Borneo FC, Persib Akan Mencari Penggentosnya!

    Persib Terancam WO, Umuh Berang!

    "Itu ranahnya manajemen yang lebih tahu pasal pasalnya tentu, tapi engga semudah itu juga, karena banyak aspek yang harus dipertimbangkan. Bukan semata-mata kita minta pengunduran dengan alasan yang engga masuk akal," tuturnya lagi.

    "Ini alasan yang masuk akal, keselamatan bersama itu jauh lebih penting, satu pertandingan itu jauh dari apa-apa kalau memang sudah tahu ada sesuatu di stadion. Kenapa kita harus ikhtiar, kita harus menghindar, kalau pasalnya mungkin ranah manajemen yang menjelaskan."

    Menurutnya ia berusaha menyampaikan pada Bobotoh bila hal tersebut jangan menajdi alasan untuk mundur.
    "Darurat istilahnya. Tidak bisa kita paksakan itu pihak terkait lebih tahu, kecewa mereka kecewa tapi mudah-mudahan mereka paham," harapnya. (Bobotoh.id/FY/RCK. Foto: AH)

    Ayo Dibeli