Teranyar

    Polisi Tembak Mati 2 Begal!

    11 December 2018 11:57
    Dua orang residivis yang dicurigai hendak melakukan pembegalan, ditembak mati polisi. Keduanya ditembak karena melakukan perlawanan terhadap petugas
    Kota Bandung dan sekitarnya dalam beberapa waktu terakhir berada dalam ancaman begal bermotor. Biasanya pelaku beroperasi di malam hari dan tak jarang menimbulkan korban jiwa.

    Namun sepertinya warga Kota Bandung bisa bernafas lega. Pasalnya aparat kepolisian bekerja keras untuk menumpas begal.

    Ieu Rame Lur:

    Bobotoh Membageakeun Persib U16, Ini Reaksi Rahmat Hidayat!

    3 Pemain Diklat Persib Akan Mengala Elmu Di Inggris!

    Seperti dilaporkan akun instagram seputarbandung.id, Satuan Reserese dan Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung menembak mati dua orang begal. Penembakan itu terjadi di dinihari tadi Selasa (11/12/2018) sekitar pukul 00:30 WIB di Jalan Cisaranten Wetan, Kelurahan Cisaranten Wetan, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung.

    View this post on Instagram

    Polisi Bandung Tembak Mati Dua Begal Dini Hari Tadi SATUAN Reserse dan Kriminal Polrestabes Bandung menembak mati dua orang pelaku curas dan curanmor di Jalan Cisaranten Wetan, Kelurahan Cisaranten Wetan, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung, Selasa (11/12/208) sekira pukul 00.30 WIB. Kedua pelaku bernama Adi Supriatna (21), dan Agun Gunawan (22). Mereka merupakan residivis dan pelaku curanmor serta curas di puluhan titik di Kota Bandung akhir-akhir ini. Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema melalui Kasat Reskrim AKBP Muhamad Rifai, kepada wartawan di RS Sartika Asih, Selasa (11/12/2018) membenarkan terkait kasus tersebut. Ia mengungkapkan, terungkapnya sepak terjang kedua pelaku berawal dari kecuriagaan anggota. Saat iti penyidik sedang melakukan kring serse di wilayah Arcamanik melihat sepeda motor matic yang sama persis dengan motor yang dilaporkan kehilangan di mapolsekta Sumur Bandung pada Minggu (10/12/2018) lalu. Anggota pun membuntutinya. Ternyata, di daerah Arcamanik kedua pelaku hendak beraksi kembali. Namun mengetahui aksinya terndus polisi, kedua pelaku kabur ke daerah Cingised dan anggota pun mengejar para pelaku. Karena takut, jejak kedua pelaku hilang, lanjut Rifai, anggota pun menghadangnya. Namun saat dihadang di daerah Cisaranten Wetan, oleh anggota, pelaku melawan dengan cara hendak menabrakkan sepeda motor yang ditumpanginya itu. Pelaku bahkan mengacungkan senjata tajam ke arah anggota. Sehingga anggota pun memberikan tindakkan tegas dan terukur. "Tembakkan peringatan anggota tidak dihiraukan oleh pelaku. Karena nyawa anggota terancam, terpaksa kami pun memberikan tindakkan tegas dan terukur, yang akhirnya pelaku pun tersungkur. . Kedua pelaku menggunakan motor jenis Honda Beat Icon biru Nopol D 6765 AAT. Sementara satu lagi adalah Honda Beat warna hitam Nopol Z 3481 RC warna hitam, keduanya adalah motor curian. Apalagi yang berwarna biru, baru dicuri kemarin," jelas Rifai. Setelah kedua pelaku meregang nyawa, polisi membawa jenazah kedua pelaku ke RSUD Sartika Asih. . Via: @galamedianews Video: @remysuryadie . . . #seputarbandungid #bandung #infobandungraya #infobandung #infocimahi #begal

    A post shared by SEPUTAR BANDUNG (@seputarbandung.id) on



    Kedua pelaku, AS (21) dan AG (22) ditembak mati karena melawan petugas yang hendak menangkapnya. Setelah sebelumnya polisi melakukan pengejaran dan penghadangan kedua pelaku yang hendak beroperasi di wilayah Arcamanik, Kota Bandung.

    Ieu Rame Lur:

    Maung Ngora Juara Lagi, Ini Kata GM Diklat Persib!

    Sepak Bola Politik dan Politik Sepak Bola Indonesia

    "Tembakkan peringatan anggota tidak dihiraukan oleh pelaku. Karena nyawa anggota terancam, terpaksa kami pun memberikan tindakkan tegas dan terukur, yang akhirnya pelaku pun tersungkur," ujar Kombes Pol Irman Sugema melalui Kasat Reskrim AKBP Muhamad Rifai, seperti dilansir seputarbandung.id.

    Pelaku masing-masing mengendarai sepeda motor matic yang diduga hasil curian. Kini kedua mayat pelaku berada di ruang jenazah RS Sartika Asih Kota Bandung. (Bobotoh.ID/RCK)
    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli