Teranyar

    PSSI Agendakan Bahas Status Anggota Pengurus Yang Terlibat Pengaturan Skor

    4 January 2019 09:31
    Nasib dua orang anggota Exco PSSI akan dibahas dalam Kongres Tahunan PSSI. Direncanakan kongres itu akan digelar bulan Januari 2019 ini
    Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akan menggelar Kongres Tahunan pada tahun 2019 ini. Direncanakan Kongres Tahunan itu akan digelar di bulan Januari.

    Adapun salah satu agenda di Kongres Tahunan adalah membahas status dua orang pengurus PSSI, Johar Lin Eng dan Dwi Irianto. Kedua nama ini diduga menjadi pelaku pengaturan skor dan menjadi penghuni rutan Polda Metro Jaya.

    Ieu Rame Lur:

    Mangprang Sore: Bek SFC, Latihan Perdana, Ke Makasar

    Hiii.. Ada Mahluk Halus di Makanan Kita!

    Selain itu, rencana PSSI di tahun 2019 juga menjadi bahasan. "Ya 2019 ke depan ini, kan PSSI ini mengagendakan jangka panjang sampai 2034. Tapi per tahun dibicarakan di dalam suatu kongres, nanti di kongres itu," ujar Edy Rahmayadi seperti dilansir Detik.com, Kamis, 3/1/2019.

    "Ya pastilah, anak kami diperiksa. Saya yakin yang diperiksa ini kan untuk dicari ada salahnya atau tidak. Kalau salah dihukum, saya ingin itu dan PSSI bisa menjadi bersih karena ini. Bukan hal-hal yang lain ya"
    - Edy Rahmayadi, Ketua Umum PSSI


    "Kongres 2019 membahas tentang event-event di dalam sepakbola ya, ada sampai yang terakhir itu yang terbesar adalah Piala AFF 2020. Jadi 2019-nya mengejar event di 2020. Itu yang pertama. Yang kedua, yang pastinya ya kita berbicara tentang siapa yang membiayai dan berapa biayanya itu," sebutnya.

    Ieu Rame Lur:

    Striker Muda Mengomongkeun Masa Depannya Bersama Persib!

    Ardi Idrus Sempat ke Makassar!

    Tak hanya soal rencana PSSI setahun ke depan, kongres juga akan membahas terkait beberapa anggota PSSI yang ditangkap oleh Satgas Anti Mafia Bola. Di Kongres tersebut akan menentukan status keanggotaan mereka.

    "Ya pastilah, anak kami diperiksa. Saya yakin yang diperiksa ini kan untuk dicari ada salahnya atau tidak. Kalau salah dihukum, saya ingin itu dan PSSI bisa menjadi bersih karena ini. Bukan hal-hal yang lain ya," ujar Edy.

    "Ada di statutanya itu ya. Pastilah semua, semua harus lewat kongres, semua keputusan PSSI ini, saya saja mau ngambil satu keputusan ini kan harus lewat kongres ya. Apalagi sampai melakukan tindakan hukum," katanya. (Bobotoh.ID/RCK)
    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli