Teranyar

    RD Meno'ong Kualitas Pelatih Lokal Tidak Jauh Tertinggal Dari Pelatih Asing

    10 May 2019 21:18
    Ia menyebut pelatih lokal cuma minim mendapat kesempatan dari klub-klub di Indonesia.
    Rahmad Darmawan bisa dibilang menjadi salah satu pelatih lokal bertangan dingin di Indonesia. Dua gelar juara Liga Indonesia bisa ia persembahkan untuk Persipura Jayapura (2005) dan Sriwijaya FC (2007). Pelatih yang akrab dipangil RD ini berbicara soal persaingan pelatih lokal dan asing di Liga 1 2019.

    RD menilai, kualitas pelatih lokal seyogyanya tidak terlalu tertinggal dengan pelatih asing. Ia menyebut pelatih lokal cuma minim mendapat kesempatan dari klub-klub di Indonesia.

    Ieu Rame Lur:

    Disponsori Shopee, Logo Liga 1 Didominasi Warna Oren

    Robert Tidak Menggentos Gaya Bermain Persib


    Belakangan, di Liga 1, prestasi pelatih lokal menurun. Sejak Djadjang Nurjaman membawa Persib Bandung juara Indonesia Super League, belum ada lagi pelatih lokal yang mengantar klubnya juara.

    "Ini adalah dunia profesional, di mana dituntut setiap pelatih untuk terus mengupdate pengetahuan tentang ilmu sepakbola dan tentu saja ini tantangan besar untuk pelatih lokal dan saya pribadi," kata RD, seperti dilansir detikSport.

    Pada 2015 dan 2016 kompetisi tak digelar karena Indonesia disanksi FIFA. Kemudian pada 2017, Bhayangkara FC juara di bawah arahan Simon McMenemy (Skotlandia) dan terakhir Persija juara bersama Stefano Cugurra Teco (Brasil).

    Capaian terbaik pelatih lokal baru sebatas menjadi runner-up pada 2017. Saat itu, ada Widodo Cahyono Putro yang mengantar Bali United menjadi runner-updi bawah Bhayangkara FC.

    Di Liga 1 2019, dari 18 klub peserta, hanya enam tim menggunakan pelatih lokal, yakni Semen Padang (Syafrianto Rusli), Perseru Badak Lampung (Jan Saragih), PSIS Semarang (Jafri Sastra), PSS Sleman (Seto Nurdiyantoro), Persela (Aji Santoso) dan PS TIRA Persikabo dengan RD.

    Ieu Rame Lur:

    Firman Utina: Tidak Ada Klub Yang Menganjuk Gaji

    Dipegang Emtek, Liga 1 Akan Disiarkan Indosiar, O Channel dan Vidio.com


    "Sebenarnya, ini hanya soal kesempatan yang diberikan oleh klub kepada pelatih, kepercayaan. Kalau saya lihat kualitasnya, sebetulnya pelatih lokal tidak kalah kualitas," ujar RD yang diganjar predikat pelatih terbaik Copa Indonesia 2009 itu. 

    Lebih jauh RD bilang kalau dari ilmu yang didapatkan dan kursus yang diikuti, semua pelatih mampu menerjemahkan dengan baik dan mampu menyerap ilmu kepelatihan dengan baik yang diberikan instruktur. Artinya, tinggal bagaimana memberikan kepercayaan dan kesempatan. Kalau itu ada dan bisa didapatka, RD yakin mereka akan menjadi pelatih yang tidak akan kalah berprestasi dengan pelatih asing yang ada di Indonesia. (Bobotoh.id/HR - FT : AH)

    Ayo Dibeli