Teranyar

    Rekor Buruk di Liga Champions Menghantui Manchester City

    7 April 2021 11:04
    foto ; twitter @ManCity
    "Untuk bermain bagus di area yang kami inginkan, kami perlu membangun yang bagus dan hari ini tidak bagus"
    Manchester City masih dihantui kegagalan di Liga Champions sebelumnya, leg pertama babak perempat final City hanya bisa menang 2-1 atas tamunya Dortmund yang memberikan perlawanan yang menengangkan buat mereka.

    City baru bisa unggul menjelang berakhirnya babak pertama tepatnya menit ke-90 lewat Phil Foden, pemimpin Liga Premier itu mengambil keuntungan tipis dari Signal Iduna Park untuk leg kedua minggu depan.

    Kapten Dortmund Marco Reus berhasil menyamakan skor 1-1 pada menit 84 dan City berjuang untuk menemukan permainan terbaik dari mereka setelah gol pembuka Kevin De Bruyne di babak pertama.

    "Kami merasakan tekanan hari ini untuk kompetisi ini di rumah. Kami tidak tahu bagaimana kami akan bermain," kata Guardiola kepada BT Sport.

    Liverpool, Tottenham dan Lyon telah mengakhiri keterlibatan City pada tahap ini selama tiga musim terakhir.

    "Sekarang kami saling mengenal lebih baik," kata Guardiola. "Kami akan menganalisis apa yang harus kami lakukan, seperti yang telah kami lakukan selama lima atau enam bulan, memainkan setiap pertandingan untuk mencoba menang."

    Para pemain Dortmund sempat protes kepada wasit yang memimpin jalannya pertandingan setelah gol penyeimbang awal dianulir sebelum jeda, ketika Jude Bellingham dinilai telah melanggar kiper City Ederson sebelum menggulirkan bola ke gawang yang kosong.

    Guardiola menyarankan perjuangan City yang menyebabkan kelonggaran itu adalah bagian dari masalah yang lebih luas dengan permainan mereka yang biasanya dominan.

    "Untuk bermain bagus di area yang kami inginkan, kami perlu membangun yang bagus dan hari ini tidak bagus," kata Guardiola.

    "Joao dan Rodri tidak pandai menerima bola dalam posisi kontak untuk yang lain. Tapi itu normal, Dortmund kuat. Kualitas yang mereka miliki membuat sulit untuk melakukan apa yang ingin kami lakukan.

    "Kami akan menonton pertandingan, sekarang kami tahu persis apa yang mereka lakukan dan sekarang kami akan menyesuaikan beberapa hal untuk pergi ke Jerman dan mencoba memenangkan pertandingan."

    Foden menjadi pahlawan kemenangan dan merasa lega untuk menebus dua peluang yang hilang.

    "Babak kedua dia menjadi ancaman bagi mereka. Dia bermain sangat bagus satu lawan satu, tiba di sepertiga akhir," tambah Guardiola.

    "Dia memiliki dua atau tiga peluang yang jelas untuk mencetak gol dan akhirnya dia mencetak gol."

    Tong Poho Ieu : meski-kalah-2-1-dortmung-memberikan-perlawanan-warbiyasah

    (Bobotohid/GD/Bolalob)