Teranyar

    Relawan Jawa Barat Bahu Membahu Memersihkan RS Undata!

    9 October 2018 14:20
    Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah diguncang gempa berskala 7,4 SR Jumat pekan lalu, 28/9/2018. Selain gempa bumi, kota Palu juga terkena tsunami yang meluluhlantakan pantai kota tersebut.

    Hingga hari ini, Selasa, 9/10/2018 jumlah korban meninggal akibat gempa dan tsunami mencapai 2.002 orang. "Korban telah dikuburkan seluruhnya," tulis keterangan resmi dari Posko Komando Tugas Gabungan Terpadu yang dirilis Tempo, Selasa 9/10/2018.

    Ieu Rame Lur:

    Memayunan Madura Utd, Inikah Starter Persib?

    Memayunan Madura Utd, Begini Instruksi Gomez Kepada Anak Asuhnya

    Relawan dari berbagai kota di Indonesia pun bergerak ke dua wilayah terdampak gempa dan tsunami tersebut. Termasuk Relawan Gabungan Jawa Barat yang terdiri dari beberapa unsur Organisasi - Organisasi Pecinta Alam Jawa Barat serta Sulawesi , Wanadri, Vertical Rescue Indonesia, Btotherhood For Natue (BFN), Med-A Unisulla, AMP Unpad, PLH PGPI, Sigab Persis, BPBD, PMI serta BAZNAS.

    Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah membersihkan halaman RS Undata, Kota Palu pada hari Sabtu, 6/10/2018 lalu. "Sesudah kejadian bencana gempa dan tsunami Palu-Donggala RS Undata menjadi tidak karuan.

    Ieu Rame Lur:

    Diterpa Berbagai Macam Persoalan, Gomez : Kami Tidak Pernah Terganggu !

    Wasit Asal Sumsel Pimpin Laga Persib Menglawan Madura Utd

    Beberapa hari yang lalu sebelum banyak tim SAR datang, halaman rumah sakit dipenuhi puluhan mayat yang bergelimpangan serta puing - puing reruntuhan yang membuat lingkungan ini kurang layak untuk digunakan," sebut Mas Wang Komandan pembersihan RS UNDATA beberapa waktu lalu.

    Untuk teknis pembersihan sendiri, Relawan Gabungan Jawa Barat menyediakan berbagai alat pembersih, seperti sikat, sapu, skop, cangkul, sabun dettol dan berbagai alat pembersih lainnya. Relawan Gabungan Jawa Barat pun sudah berkoordinasi dengan pihak Damkar di kota Palu agar bisa membantu proses pembersihan RS Undata bersama-sama. (Bobotoh.ID/RCK. Foto: Sigab Persis)