Teranyar

    Robert Tak Terbebani Dan Tak Ambil Pusing !

    22 September 2021 13:56
    youtube
    Wajar saja kalau para bobotoh membogaan ekspektasi tinggi, untuk memberi prestasi Maung Bandung musim ini.
    Berlabel delapan pemain asing dengan empat pemain berstatus naturalisasi, skuat besutan Robert Alberts di Liga 1 2021-2022 terbilang warbiasah dan mewah.

    Belum ditambah pemain lokal yang kelasnya juga begitu ciamik, tentunya menjadikan Febri Hariyadi dan kolega ini layak disebut sebagai kandidat kuat jawara kompetisi musim ini.

    Meno'ong kedalaman skuat mumpuni ini, wajar saja kalau para bobotoh membogaan ekspektasi tinggi, untuk memberi prestasi Maung Bandung musim ini. Hal ini terlihat dari 3 laga yang telah dilalui dengan hasil 2 kali menang dan 1 kali remis.

    Saking banyaknya pemain asing ini, tentu membuat mereka kerap mendapatkan sindiran dari sejumlah pihak. Namun, arsitek asal Belanda mengaku tidak terbebani dan memilih untuk tak ambil pusing.

    Ceuk Robert ada dua kategori yang berbeda soal membludaknya pemain asing, ada dua kategori yang berbeda.

    Menurutnya, tidak semua pemain naturalisasi Maung Bandung bisa dianggap sebagai pemain asing. "Tidak ada beban. Jika kalian melihat Victor Igbonefo, Berapa lama dia bermain di sini dan sejak kapan dia mendapatkan paspor Indonesia, itu sudah bertahun-tahun yang lalu," jelas Alberts kepada awak media, Selasa (21/9/2021).

    "Jadi, memang dia lahir di luar, tetapi gaya bermainnya sudah bisa dikatakan seperti pemain Indonesia. Begitu juga Esteban, berapa lama dia berada di sini," kata dia.

    Adapun untuk Marc Klok dan Ezra Walian, memang kategorinya agak berbeda. Keduanya masih bisa dianggap sebagai pemain asing karena belum lama berkiprah di sepak bola Indonesia.

    Sebab, dengan memiliki pemain naturalisasi, Persib tidak sama sekali melanggar regulasi. Secara administrasi, keempat pemain naturalisasi Persib pun tercatat sebagai pemain lokal.

    "Jadi, oke, dia bisa dikatakan sebagai pemain asing, tetapi kami memasukkan mereka berdasarkan regulasi," ujar Alberts. (Bobotoh.id/HR-kompas.com)