Teranyar

    Sehari Setelah Disanksi, Pemain PSMP Kecelakaan & Koma!

    24 December 2018 12:49
    Pemain PSMP Mojokerto kecelakaan selang satu satu hari setelah menerima sanksi Komdis PSSI. Sempat koma selama 13 jam, Krisna Adi Darma kini dirawat intensif
    Krisna Adi Darma mendapat sanksi berat dari Komdis PSSI. Pemain PSMP Mojokerto itu dinilai turut dalam praktek match fixing saat timnya berlaga melawan Aceh United di 8 besar Liga 2, 19 November 2018.

    Krisna Adi sengaja membuat timnya kalah. Saat mendapat penalti, Krisna Adi asal-asalan mengeksekusinya. Komisi Disiplin PSSI pun menjatuhkan hukuman sanksi larangan bermain sepakbola seumur hidup, Sabtu pekan lalu, 22/12/2108.

    Ieu Rame Lur:

    Terkait Perekrutan Pemain, Manajemen Tunggu Komunikasi Dengan Radovic

    Tantan Akui Mendapat Tawaran Dari Tim Liga 1

    Satu hari berselang, Krisna Adi mendapat musibah kecelakaan saat pulang dari rumah kakanya, Johan Arga di Sleman.

    "Dia baru sadar pukul 3 sore tadi sekitar 13 jam tidak sadar. Setelah hasil CT scan keluar harus dioperasi secepatnya dan jam 18:15 jadwal operasi"
    - Johan Arga, Kakak Krisna Adi Darma Pemain PSMP Mojokerto



    "Kalau kronologi kecelakaan kami belum tahu, terus alurnya dia memang dari rumah saya (Sleman) membicarakan sanksinya dan pamit pulang dari rumah saya jam 2 pagi. Dia datang jam 11 malam jam 2 pulang ke rumahnya. Jaraknya hanya 1 km," kata kakak kandung Krisna Adi, Johan Arga, seperti dilansir Detik.com, Ahad (23/12/2018).

    Ieu Rame Lur:

    PT. PBB Ungkap Alasan Pilih Radovic Jadi Pelatih!

    Manajemen Tak Ingin Komentari Rumor Esteban Vizcarra

    "Dia sama temannya posisi dibonceng atau ngebonceng saya belum tahu karena saksi mata minim lalu tempat kejadian juga sepi, pihak kepolisian tidak ada jadi susah untuk kronologi detailnya," ujarnya.

    "Yang pasti kecelakaan sekitar jam 2:05 WIB. Saya kemarin dari Cilacap dan keluarga tidak menghubungi saya, baru tadi pagi ibu telepon dan masih di klinik tak ada tindakan. Baru dirujuk pukul 10 pagi tadi,(Ahad kemarin, red.)" sebut Johan lagi

    Akibat kecelakaan itu, Krisna sempat mengalami koma selama 13 jam. Dia juga mengalami pendarahan di bagian kepala sehingga harus dilakukan operasi pembersihan bagian kepala yang mengalami pendarahan di rumah sakit umum Pusat Dr. Sardjito Yogyakarta.

    "Dia baru sadar pukul 3 sore tadi sekitar 13 jam tidak sadar. Setelah hasil CT scan keluar harus dioperasi secepatnya dan jam 18:15 jadwal operasi," kata pria berusia 28 tahun tersebut.

    "Jelas hari ini pengangkatan batok kepala setelah sebulan baru dipasang lagi, artinya selama satu bulan ke depan tidak bisa berkomunikasi dia," katanya.

    "Ya, mudah-mudahan doanya yang terbaik mau lamanya seperti apa yang penting Krisna kembali sehat dan kembali beraktifitas walaupun tidak main bola lagi. Kami ikuti semua prosedur dari dokter," harapnya. (Bobotoh.ID/RCK)


    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli