Teranyar

    Sejarah Anyar Keur BKKBN Jabar. Predikat Wilayah Bebas Korupsi !

    21 December 2020 19:16
    Kepala BKKBN Jabar Kusmana menunjukkan penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi dari Kementerian PANRB
    Di lingkungan BKKBN, tercatat hanya 5 unit kerja yang berhasil menyabet predikat prestisius pelayanan publik ini.
    Senin pagi, 21 Desember 2020, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Tjahyo Kumolo menetapkan predikat baru keur BKKBN Jabar sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK) via penganugerahan yang dihelat secara virtual.

    Dan, ini sejarah anyar keur BKKBN Jabar yang menjadi salah satu dari 763 unit kerja mendapatkan predikat WBK dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Indonesia.

    Di lingkungan BKKBN, tercatat hanya 5 unit kerja yang berhasil menyabet predikat prestisius pelayanan publik ini. Sebelumnya, Kementerian PANRB melakukan evaluasi terhadap 3.691 unit kerja layanan dari 70 kementerian dan lembaga, 20 pemerintah provinsi, dan 161 pemerintah kabupaten dan kota yang diusulkan dalam zona integritas (ZI). Evaluasi tersebut menghasilkan unit kerja yang menerima predikat WBK dan WBBM.

    Tjahjo menjelaskan pembangunan ZI menuju WBK/WBBM merupakan langkah akselerasi guna mencapai sasaran reformasi birokrasi. Targetnya adalah peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta peningkatan pelayanan publik.

    "Setiap instansi pemerintah diwajibkan membangun percontohan (pilot project) pelaksanaan reformasi birokrasi pada tingkat unit kerja melalui pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM," jelas Tjahyo.

    Ceuk Tjahyo, unit kerja peraih WBK dan WBBM kudu mampu menumbuhkan budaya kerja birokrasi yang antikorupsi, berkinerja tinggi, dan budaya birokrasi yang melayani publik secara baik di lingkungan
    kementerian/lembaga/pemerintah daerah. Untuk mendapat predikat WBK/WBBM, unit kerja harus memenuhi beragam kriteria yang telah ditetapkan.

    Nakhoda BKKBN Jabar, 'Ayah' Uung Kusmana, sangat bangga meraih predikat prestisius ini. Dan, menjadi bukti bahwa kerja kerasnya dalam memberikan pelayanan kepada keluarga Jawa Barat selama setahun mendapat pengakuan pemerintah. Lembaga yang dipimpinnya dianggap sakses membangun komitmen kuwat sekaligus mewujudkan pelayanan terbaik bebas dari korupsi.

    “Tentu ini kebanggaan bagi kita semua di BKKBN Jawa Barat. Ayah sangat berterima kasih kepada anak-anak Ayah, seluruh pegawai BKKBN Jawa Barat, yang sudah menunjukkan tekad kuat untuk mewujudkan zona integritas wilayah bebas korupsi ini,” kata pria yang selalu gumbira dan menggumbirakan banyak orang ini. (Bobotoh.id/HR-wartakencana.id)