Teranyar

    Selamat Jalan Sang Maestro lapangan Hijau : Maradona, Ricky Yakob, Paolo Rossi Dan Agus Atha !

    31 December 2020 17:27
    Semua memang telah digariskan oleh yang Maha Kuasa, begitupun soal kabar duka buat dunia sepakbola.
    Selamat jalan legenda. Duka Argentina juga adalah duka dunia sepakbola.

    Semua memang telah digariskan oleh yang Maha Kuasa, begitupun soal kabar duka buat dunia sepakbola. Jangan Menangis Argentina ! dan jangan juga bersedih dunia.

    Rabu (25/11/2020) malam WIB ada kabar soal Diego Maradona, yang meninggal dunia di usia 60 tahun. Menurut laporan dari BBC, Maradona wafat akibat henti jantung. Legenda sepakbola asal Argentina itu menghembuskan napas terakhir di rumahnya.

    Pada awal November ini, Maradona sempat menjalani operasi akibat hematoma subdural, yang merupakan gumpalan darah di permukaan otak. Operasi yang berlangsung di klinik Olivos, Ipensa Sanatorium di La Plata, Argentina, berjalan sukses.

    Maradona sangat berjasa untuk Argentina saat memenangi Piala Dunia 1986. Dia juga sangat dihormati di kota Naples setelah mampu membawa Napoli meraih gelar Scudetto dua kali sampai Piala UEFA.

    Pemain Indonesia pertama yang berkarier di Liga Jepang ( J-League).

    Tiba-tiba ada pesan broadcast WhatsApp, dari eks pelatih timnas Indonesia, Rahmad Darmawan :

    Innalilahi wainnailahi rojiun, telah meninggal dunia sahabat dan pemain Nasional kita bang Ricki Yacobi di RS Mintoharjo. Semoga Almarhum meninggal dalam keadaan Husnul Khatimah. Alfatihah."

    Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Tanah Air. Striker legendaris timnas Indonesia, Ricky Yacob, meninggal dunia. Ricky meninggal di Rumah Sakit Mintoharjo, Sabtu (21/11/2020).

    Ricky Yacob meninggal dunia setelah mengalami serangan jantung saat bermain sepak bola di lapangan Senayan, Jakarta. Baca juga: Rekam Jejak Alfred Riedl bersama Timnas Indonesia Ricky Yacob adalah anggota timnas Indonesia yang meraih emas SEA Games 1987. Dia juga menjadi pemain Indonesia pertama yang berkarier di Liga Jepang ( J-League).

    Semua jatuh cinta dengan musim panas 1982

    Sepakbola Italia dirundung duka. Penyerang legendaris Timnas Italia, Paolo Rossi, menutup mata untuk selama-lamanya.

    Kabar ini disampaikan oleh wartawan RAI Sport, Enrico Varriale, yang merupakan rekan kerja Rossi. Rossi memang bekerja sebagai pandit di RAI Sport, mendampingi Varriale sebagai pembawa acara.

    "Kabar yang sangat menyedihkan: Paolo Rossi sudah meninggalkan kita semua. Pablito yang tak pernah terlupakan, yang membuat kita semua jatuh cinta dengan musim panas 1982, sekaligus rekan kerja yang luar biasa berharganya di RAI dalam beberapa tahun terakhir," ujar Varriali di akun Twitternya.

    Rossi adalah salah satu legenda sepakbola Negeri Pisa itu. Sebagai striker mematikan semasa kariernya, Rossi membantu Gli Azzurri menjuarai Piala Dunia 1982 dan menjadi top scorer dengan enam gol. Total dia punya 20 gol dari 48 caps di timnas.

    Perjalanan kariernya di level klub juga menarik karena dia beberapa kali pindah klub, mulai dari Juventus, Como, Vicenza, Perugia, AC Milan, hingga Hellas Verona.

    Puncak kariernya didapat saat bermain untuk Juventus dengan torehan 44 gol selama empat musim, sedari 1981 hingga 1985. Dia membawa Juventus meraih dua gelar Scudetto, satu Coppa Italia, satu Piala Champions, satu Piala Super Eropa, dan satu Piala Winners.

    Pernah melatih SSB Viking dengan tanpa pamrih bayaran.

    "Assalamualaikum, inalillahi wa innaillihi rojiun, telah berpulang ke Rahmatullah senior kita Coach Agus Atha pada hari Senin jam 03.00 di rumah duka (di daerah Cimahi). Semoga almarhum husnul khatimah dan kuarga yg di tinggal di berikan kesabaran dan ketekunan, aamin yra," bunyi pesan yang beredar di kalangan awak media.

    Agus Atha dikabarkan meninggal dunia pada Senin dini hari WIB (14/12/2020). Kabar duka datang dari mantan pemain dan pelatih akademi Persib, Agus Atha. Agus Atha dikabarkan meninggal dunia pada Senin dini hari WIB (14/12/2020).

    Agus Atha sendiri merupakan pemain Persib era 80 hingga 90'an. Dirinya tercatat membela Persib Bandung selama 6 tahun yakni pada tahun 1987 hingga 1992. Dirinya pun pernah menjadi pelatih di Akademi Persib yang berada di Cimahi. (Bobotoh.id/HR)