Teranyar

    Selebrasinya Dianggap Cabul, Ronaldo Disanksi Komdis UEFA

    19 March 2019 12:54
    Ronaldo lakukan selebrasi cojones dengan memegangi selangkangan setelah Juventus kalahkan Atletico Madrid
    Bintang Juventus Cristiano Ronaldo mendapat sanksi denda dari UEFA lantaran melakukan selebrasi kontroversial saat mengalahkan Atletico Madrid 3-0 di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Allianz, Selasa pekan lalu (12/3/2019).

    Dalam pertandingan tersebut Ronaldo menciptakan hattrick sekaligus membalikkan kedudukan menjadi agregat 3-2. Usai mencetak hattrick, mantan pemain Real Madrid itu melakukan selebrasi kontroversial ke arah pendukung Atletico.

    Ieu Rame Lur:

    China Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Asia

    Asep Abdul: Persib Harus Maksimalkan Pemain Muda

    Ronaldo mengikuti gaya selebrasi 'cojones' pelatih Atletico Diego Simeone di leg pertama yang memegang selangkangan.Simeone berselebrasi saat Jose Gimenez membobol gawang Juventus. Karena selebrasi itu Simeone didenda UEFA sebesar €20 ribu atau setara dengan Rp322 juga.

    "Setelah penyelidikan disiplin yang dilakukan oleh Inspektur Disiplin dan Etika UEFA, sesuai dengan Pasal 55 Peraturan Disiplin UEFA (DR), proses disiplin telah dibuka setelah pertandingan babak 16 Liga Champions UEFA antara Juventus Football Club dan Club Atletico de Madrid, dimainkan pada 12 Maret di Italia"
    -


    Akan tetapi, Simeone beruntung tidak mendapat hukuman larangan mendampingi timnya akibar perilaku tidak terpujinya tersebut.

    Ieu Rame Lur:

    Piala Presiden Belum Memere Gambaran Kekuatan Peserta Liga 1

    Persib Akan Lakukan TC Di Batam

    "Setelah penyelidikan disiplin yang dilakukan oleh Inspektur Disiplin dan Etika UEFA, sesuai dengan Pasal 55 Peraturan Disiplin UEFA (DR), proses disiplin telah dibuka setelah pertandingan babak 16 Liga Champions UEFA antara Juventus Football Club dan Club Atletico de Madrid, dimainkan pada 12 Maret di Italia," tulis pernyataan resmi UEFA dikutip CNNIndonesia dari ESPN, Selasa (19/3/2019).

    Belum jelas apakah Ronaldo akan mendapatkan hukuman serupa Simeone atau tidak. Termasuk dengan peluang Ronaldo mendapatkan larangan bermain karena selebrasinya yang meniru pelatih berjulukan El Cholo itu.

    "Badan Kontrol, Etika, dan Disiplin UEFA akan menangani kasus ini pada pertemuan berikutnya pada 21 Maret 2019," UEFA melanjutkan.

    Cojones yang diucapkan kohones secara halus bisa diartikan 'telur' atau balls dalam bahasa Inggris yang dalam arti slang setara nyali. (Bobotoh.id/RCK)

    Ayo Dibeli