Teranyar

    Siapa Sosok Yang Tepat Untuk Menjabat Ketum PSSI? Ini Kata Umuh....

    28 November 2018 14:35
    Umuh Muchtar menjawab pertanyaan awak media tentang siapa sosok yang tepat untuk memimpin federasi tertinggi sepak bola tanah air
    Usai mendukung tagar #EdyOut, manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar membeberkan tentang sosok yang tepat untuk memimpin PSSI.

    Manajer yang gemar menggunakan topi koboi ini memang tidak menyebut nama. Namun ia meminta agar ketua PSSI nantinya tidak rangkap jabatan dan benar-benar fokus juga serius mengurusi sepak bola tanah air.

    Ieu Rame Lur :

    Hadapi Persela, Persib Kaleungitan Made & Hariono

    Sebelum Pertandingan Final, Ini Yang 'Dibisikan' Umuh Kepada Skuat Maung Ngora


    "Jadi jangan merangkap jabatan, tapi harus serius dan jangan saling menyalahkan, jangan salahkan lagi wartawan. Kalau kalah ya kalah, sudah kalah masih menyalahkan orang lain"
    - Umuh Muchtar (Manajer Persib)


    "Jadi jangan merangkap jabatan, tapi harus serius dan jangan saling menyalahkan, jangan salahkan lagi wartawan. Kalau kalah ya kalah, sudah kalah masih menyalahkan orang lain," kata Umuh.

    Masalah rangkap jabatan yang disinggung Umuh tak lepas dari sosok Edy Rahmayadi. Selain menjabat sebagai ketum PSSI, Edy juga menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara.

    Ieu Rame Lur :

    Tiga Hal Yang Menjadi Evaluasi Persib Jelang Memayunan Persela

    Kebobolan di Menit Akhir, Gomez Singgung Konsentrasi Pemain


    Umuh menambahkan, sosok calon ketum PSSI nantinya juga harus menguasai permasalahan yang ada demi kemajuan sepak bola tanah air.

    "Dan yang lebih penting lagi harus yang berani mengeluarkan modal, harus berani buang waktu, dan utamanya mengeluarkan uang demi prestasi sepak bola kita," tegas Umuh.

    Saat ini, ada keinginan dari sebagian insan sepak bola tanah air agar Edy Rahmayadi turun dari jabatannya sebagai ketua PSSI. Salah satu alasannya adalah prestasi Timnas Indonesia yang gagal di Piala AFF 2018. (bobotoh.id/HL/AH)
    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli