Teranyar

    Sirkuit Portimao, Portugal Begitu Menakutkan. Leuwih Sulit Dan Mengecoh. Tapi Manis !

    8 October 2020 10:53
    Portimao memiliki layout yang bakal sangat mengecoh performa motor, dan juga menakutkan karena banyak perubahan elevasi pada topografinya.

    Sirkuit Portimao, Portugal, bakal jadi trek ka-36 yang akan dijajal The Doctor, Valentino Rossi untuk balapan di ajang Grand Prix. Ceuk Rossi, lintasan di Portimao ini mengbahayakan, tapi sekaligus manis.

    Pengbalap Monster Energy Yamaha MotoGP ini pun dapat kesempatan menjajalnya pada Rabu (7/10/20) bersama pengbalap lain nyah, meski hanya pakai motor superbike R1M.

    Sirkuit ini selesai dibangun 2008, dan selama ini hanya jadi tuan rumah WorldSBK. Dan, 2020 ini, akibat pandemi Covid-19 yang begitu pohara, Portimao jadi sorotan karena untuk pertama kalinya akan menggelar MotoGP dan Formula 1. Tidak kepalang tanggung, Portimao bahkan mengdapat kehormatan jadi seri penutup MotoGP pada 20-22 November nanti.

    "Trek ini sangat mengagumkan. Saya sangat menyukainya, karena jika ditenjo di televisi, tampaknya lebih sulit dan mengecoh. Tapi pada realitanya malah lebih baik. Selain itu, kondisi hari ini sungguh baik, hari yang sempurna untuk balap motor!" ujar Rossi sanggeus uji coba.

    Rossi pun mengaku perasaannya cukup campur aduk menjajal trek ini. Menurutnya, Portimao memiliki layout yang bakal sangat mengecoh performa motor, dan juga menakutkan karena banyak perubahan elevasi pada topografinya. Namun, layout yang mengalir juga membuatnya sangat menyenangkan.

    Namun, Rossi ragu-ragu untuk memprediksi apakah trek ini bakal bersahabat dengan karakter motor YZR-M1 pada November mendatang.

    "Sudah jelas mengendarai MotoGP ini bakal lebih sulit, karena kami bakal melaju lebih cepat karena kecepatannya jauh lebih tinggi. Apakah trek ini akan bersahabat dengan Yamaha? Jujur saja saya tak tahu. Saya harap begitu, mungkin ya," tuturnya.

    "Kami harus coba pakai motor MotoGP, jika tidak, kami takkan paham. Tapi yang jelas ada 3-4 titik sulit di mana ada lompatan besar, dan di sanalah bakal sulit untuk tetap menapak di aspal!" pungkas sembilan kali juara dunia ini.

    Tapi Rossi begitu menikmatinya, karena trek ini sangat sulit dan teknikal. Ada beberapa titik nu cukup menakutkan karena ada lompatan-lompatan besar. Tapi secara umum trek ini mengjadi  'manis' untuk dikendarai. (Bobotoh.id/HR -bola.net) 


    Ayo Dibeli