Teranyar

    Sudah Waktunya Kubur Istilah "Ketua Umum"

    27 November 2020 08:46
    Yang harus berubah secara fundamental adalah sikap pucuk pimpinan federasinya,
    Azrul Ananda, presiden Persebaya meraos gusar dengan jabatan Ketua Umum di federasi atau organisasi olahgara lainnya. Menurut Azrul, di era industri olahraga ini sudah saatnya meninggalkan "Ketua Umum" dan beralih ke Chief Executive Officer (CEO).

    Pernyataan itu Azrul jelaskan panjang lebar dalam website pribadinya, happywednesday.id.

    "Bukan, yang harus berubah secara fundamental bukanlah atlet atau pelaku industri olahraganya. Yang harus berubah secara fundamental adalah sikap pucuk pimpinan federasinya, atau sikap pucuk pimpinan organisasi apa pun yang terlibat di dunia olahraga kita," tulis Azrul.

    "Sudah waktunya kita mengubur istilah "ketua umum." Kubur dalam-dalam. Sedalam-dalamnya sehingga tidak bisa lagi digali dan muncul lagi ke permukaan. Sudah waktunya semua organisasi olahraga di Indonesia dikelola oleh CEO. Ya, chief executive officer, seperti perusahaan-perusahaan dan organisasi profesional.

    Kalau kita melihat negara-negara maju, yang notabene olahraganya juga maju, tidak ada organisasi olahraga yang dipimpin oleh "ketua umum." Yang ada justru CEO. Federasi olahraga apa pun di Amerika Serikat, pucuk pimpinannya adalah CEO. Inggris dan Australia sama. Tidak ada "ketua umum," yang entah bahasa Inggrisnya apa. Yang ada ya CEO," tulisnya melanjutkan.

    Jabatan CEO dinilai sebagai jabatan profesional bukan posisi "pejabat". Posisi tersebut bisa ditunjuk oleh anggota federasi atau ditunjuk lewat perwakilan anggota federasi. (Bobotoh.id)