Teranyar

    Supardi Siapkan Strategi Ngamaksimalkeun Romadhon

    30 April 2019 09:42
    Walau harus tetap beraktivitas fisik selama bulan romadhon, namun Supardi Nasir berusaha untuk tetap profesional
    Umat Islam di dunia saat ini sedang bersiap menyambut datangnya 'tamu agung', yakni bulan romadhon. Hanya dalam hitungan hari bulan yang pernuh berkah itu akan datang menyapa dan bersama selama 30 hari ke depan.

    Menurut pemain senior Persib Bandung, Supardi Nasir, profesinya sebagai atlet profesional berbenturan dengan kegiatan ibadah romadhon. Di mana latihan fisik dan pertandingan yang menguras tenaga idealnya dipindah ke malam hari setelah berbuka puasa.

    Ieu Rame Lur:

    Esteban Vizcara Sudah Bergabung Latihan

    Mas Har Mementa Febri Ajari Anaknya Lari Kencang!

    "Ya idealnya memang latihan malam. Sebenarnya berbenturan dengan ibadah kita tapi kita harus profesional, kita punya kontrak di sini," sebut Supardi kepada awak media, Senin kemarin (29/4/2019).

    Supardi juga nampaknya sudah memiliki strategi untuk memaksimalkan bulan romadhon tanpa mengesampingkan profesinya.

    "Mungkin, sebelum latihan kita bisa tarawih dulu. Saya berharap berdoa bersama itu penting untuk tim ini"
    - Supardi Nasir, Pemain PERSIB Bandung


    "Di samping saya mungkin memaksimalkan ibadahnya di siang hari. Insya allah kalau ibadah malamnya tarawih bisa kita obrolin sama pelatih," imbuhnya.

    Ieu Rame Lur:

    Kata Fakhri Dari 43 Pemain Seleksi, 11 Sudah Terto'ong !

    Allegri : Mengbal Adalah Olahraga Bodoh Untuk Orang Pintar !

    Menurut Supardi lagi, selain shalat tarawih berjamaah ia juga akan mengajak tim untuk berdoa bersama sebelum kegiatan.

    "Mungkin, sebelum latihan kita bisa tarawih dulu. Saya berharap berdoa bersama itu penting untuk tim ini, dan anak-anak menyadari itu semua, mereka tahu."

    Supardi berusaha untuk tetap komitmen pada dirinya sebagai seorang muslim juga sebagai seorang atlet. "Walaupun harus latihan malam ya (bisa). "

    "Mungkin tarawihnya kita enggak bisa di masjid saja. Belum tahu program latihannya pelatih (untuk romadhon) apakah latihan setiap malam atau seperti apa. " (Bobotoh.id/FY/RCK. Foto: AH)
    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli