Teranyar

    Tak Ada Pilihan, Sekarang Atau Tidak Sama Sekali

    29 June 2021 15:06
    Bolalob
    Kami akui kami tidak menentu, tetapi kami tahu bahwa kami bisa menjadi kuat jika kami berhasil memperbaiki beberapa hal di lapangan.
    The Three Lions, Inggris akan berusaha mengalahkan Tim Panser, Jerman dalam pertandingan sistem gugur turnamen besar untuk pertama kalinya sejak final Piala Dunia 1966 ketika kedua tim bertemu dalam pertandingan babak 16 besar Euro 2020 di Wembley, Selasa malam ini di MOLA TV.

    The Three Lions hanya pernah lolos satu pertandingan knockout di ajang Euro. Kemenangan itu datang melalui adu penalti melawan Spanyol pada tahun 1996, sebuah turnamen di mana Inggris akhirnya kalah di semi-final melalui adu penalti dari Jerman.

    Dalam Prediksi Duet Maut bersama Bung Gusdusl dan Bung 'ABo' Zaenal Arief bareng Super Soccer di Bobotoh.TV - Youtube, bilang kalau pertemuan kedua timnas ini kepagian.

    "Jerman di Piala Eropah 2020 ini menjadi perhelatan sang pelatih Joachim Low yang telah memberikan prestasi bagus buat negaranya," jelas Bung Gusdul.

    Sementara Bung Abo, menganalisa kalau tim Panser ini memiliki daya juang yang luar biasa. Namun, sempat anti klimaks saat melawan Portugal.

    "Ada yang menarik dari Jerman dengan pemain mudanya, Kai Havertz yang bermain dii Chelsea yang bermain sangat agresif. Dan, dia sangat tahu peta liga Inggris," jelas Bung Abo.

    Jelas Bung Abo, kedua tim jangan sampai lemah saat peluit wasit dibunyikan. Yang jelas laga keduanya sangat ditunggu-tunggu.

    'Prediksi skor Inggris akan menang, tapi di 2x45 mereka akan seri dulu," ujar Bung Gusdul.

    Menjelang laga nanti malam, bos Inggris, Gareth Southgate bilang kalau laga versus Jerman adalah kesempatan nyata untuk maju ke perempat final, meskipun melawan tim dengan silsilah dan pengalaman, tetapi ini adalah pertandingan yang dinantikan.

    Dan, bagi Jerman kalau kalah sesuatu yang belum pernah mereka lakukan dalam tujuh pertandingan terakhir mereka melawan Inggris di Wembley, menang lima kali itu akan menjadi pertandingan terakhir Joachim Low sebagai manajer mereka. Dia akan digantikan oleh Hansi Flick setelah turnamen.

    "Tak ada pilihan, sekarang atau tidak sama sekali,'' kata Low tentang pertandingan melawan Inggris.

    ''Kami akui kami tidak menentu, tetapi kami tahu bahwa kami bisa menjadi kuat jika kami berhasil memperbaiki beberapa hal di lapangan. Jika tidak, itu akan menjadi sulit bagi kami,'' tambahnya. (Bobotoh.id/HR)