Teranyar

    Tanggapan Eks Pelatih Persib Soal Gaji 25 Persen

    20 November 2020 12:56
    Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman. (BobotohID/AH)
    "Itu (bermain Tarkam) sesuatu yang tidak bagus juga untuk seorang pemain profesional tapi karena keadaan memaksa, jadi mau diapakan. Tapi lebih baik hindari saja" Djadjang Nurdjaman

    Legenda Persib yang sekarang melatih untuk Barito Putra, Djadjang Nurdjaman mengaku pasrah dan menerima dengan hasil keputusan PSSI bernomor SKEP/69/XI/2020 tentang penegasan status kompetisi dan kebijakan mengatur pembayaran gaji 25 persen selama masa tunggu kompetisi.

    "Tapi ya mau gimana lagi, keputusan yang harus diterima walaupun ini sesuatu yang sulit bagi pemain dan pelatih karena saya yakin tidak semua pemain dan pelatih bergaji besar," ujar Djanur saat dihubungi wartawan, beberapa waktu lalu.

    Djanur menegaskan dengan kondisi saat ini semua pemain ataupun pelatih harus menerima dengan lapang dada walaupun hanya menerima gaji 25 persen hingga ada kompetisi.

    Ieu Rame Bob : BECKHAM MEMINTA DO'A DARI BOBOTOH, AYA NAON?

    "Ya, akan sulit juga, terutama yang gajinya kecil. Tapi mau gimana lagi, kita harus ikuti," tambah Djanur. Dengan kondisi yang pas-pasan kemungkinan besar para pemain Liga Indonesia tidak menutup kemungkinan mengikuti tarkam demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lantas pria yang berhasil membawa Persib juara tahun 2014 dan Piala Presiden 2015 tersebut menanggapi hal itu.

    "Itu (bermain Tarkam) sesuatu yang tidak bagus juga untuk seorang pemain profesional tapi karena keadaan memaksa, jadi mau diapakan. Tapi lebih baik hindari saja," tandasnya. (BobotohID/AH)