Teranyar

    Target 100 Prosen Pendataan Berbasis Ponsel Cerdas !

    16 December 2020 11:06
    Untuk mendata 519.328 KK di Kota Depok, kami melibatkan 3.493 kader pendata.(NJP)
    Ceuk Nessi, ini hiji-hijinya di Jawa Barat atau bahkan mungkin di Indonesia. Pasti pihaknya bisa melakukannya, karena itu, butuh dukungan lintas sektor dan stake holders di Kota Depok agar dapat mengsakseskannya.
    Supaya Pendataan Keluarga (PK) 2021 bisa berjalan lancar dan tepat waktu, Kepala Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Annisa Handari mengungkapkan pihaknya berharap 519.328 kepala keluarga (KK) di Kota Depok bisa seluruhnya terdata.

    “Untuk mendata 519.328 KK di Kota Depok, kami melibatkan 3.493 kader pendata. Berbeda dengan daerah lain, kami akan melakukan pendataan secara online. Target kami adalah 100 persen pendataan berbasis smartphone atau ponsel cerdas," jelasnya.

    Ceuk Nessi, ini hiji-hijinya di Jawa Barat atau bahkan mungkin di Indonesia. Pasti pihaknya bisa melakukannya, karena itu, butuh dukungan lintas sektor dan stake holders di Kota Depok agar dapat mengsakseskannya.

    Jelas Nessi, kinerja program Bangga Kencana di Kota Depok geus sangat baik. Hal ini tercermin dari raihan sejumlah indikator utama nu menjadi target rencana pembangunan jangka menengah derah (RPJMD) Kota Depok.



    "Misalnya total fertility rate (TFR) yang terus menurun dari 2,08 pada 2018 menjadi 2,069 pada 2019. Kesertaan ber-KB sebesar 75,30 persen dari total pasangan usia subur (PUS), dan terbentuknya 126 Kampung KB di seluruh kelurahan di Kota Depok," jelasnya lagi sangat jentré.

    Tambah Nessi, keberhasilan Kota Depok juga bisa dito'ong dari sejumlah penghargaan yang berhasil diraih tahun ini. Pak Wali Kota belum lama ini mendapat penghargaan Manggala Karya Kencana Tingkat Nasional, penghargaan terhadap pimpinan daerah atas dukungannya terhadap kemajuan program Bangga Kencana di wilayahnya.

    Kemudian juga Juara II PIK-R tingkat Provinsi Jawa Barat, Juara III Kesrak PKK, Bangga Kencana Kesehatan tingkat Provinsi Jawa Barat kategori Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan sejumlah penghargaan lain.

    Kota Depok juga memiliki inovasi dengan adanya kegiatan Sekolah Pranikah yang sudah dilakukan sampai dengan 2020. Ini adalah 10 angkatan dengan sasaran remaja diatas usia 20 tahun yang belum menikah.

    "Sekolah Pranikah di Kota Depok mendapat apresiasi sebagai “The Best Inspirator” bagi kabupaten dan kota dalam penyiapan remaja untuk kehidupan keluarga yang berkualitas. Sekolah Pranikah juga diusulkan mendapatkan penghargaan sebagai indeks inovasi daerah dalam Inovatif Governmet Award (IGA) Kementerian Dalam Negeri 2020," tegasnya. (Bobotoh.id/HR -wartakencana.id)

    Sing Demi Bob, ieu rame : FEBRI TOLAK KLUB THAILAND, EKO MAUNG: PADAHAL THAILAND BISA JADI BATU LONCATAN!