Teranyar

    Tok...! BKKBN Jabar Meneken Kerjasama Jeung JRK Jabar. Sosialisasi Lewat Udara

    23 July 2020 16:28
    JRK adalah saluran sangat efektif buat menyampaikan pesan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana) kepada masyarakat. Karena keberadaan mereka yang lahir dan berkembang bersama masyarakat.

    54 radio komunitas ti saantero Jawa Barat hadir di tengah sejuknya suasana pesawahan di Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Salasa sore, 21 Juli 2020 itu. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kembali ngaikeut kerjasama dengan Jaringan Radio Komunitas (JRK) di Jawa Barat. Kerjasama keduanya diberi judul resmi “Penguatan Peran Radio Komunitas Dalam Mendukung Sosialisasi Program Bangga Kencana”. 

    Kusmana, Nakoda BKKBN Jabar yang sore itu didaulat menerima panggilan Abah dari keluarga besar radio komunitas bercerita kalau kebersamaan BKKBN dengan JRK ini bukan hal nu anyar. Sudah lama bersama-sama menyosialisasikan program kepada masyarakat.

    "Di mana pun saya bertugas, saya selalu mengajak radio komunitas untuk bersama-sama mendekatkan program kepada masyarakat,” kata abah Kusmana meraos bangga karena JRK terus eksis di tengah keterbatasan jaringan komunikasi di pedalaman Jawa Barat.

    Bagi Abah Kusmana, JRK adalah saluran sangat efektif keur menyampaikan pesan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana) kepada masyarakat.

    Ini tidak lepas dari keberadaan mereka yang lahir dan berkembang bersama masyarakat. Ikatan emosional antara penyiar dan pemirsa yang demikian dekat, menjadi kekuatan tersendiri dalam komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE).

    “Waktu saya bertugas di Direktorat Advokasi dan KIE, saya mengdisen pertemuan nasional radio komunitas di Solo, Jawa Tengah. Saat itu kami mencatat ada sekitar genep rebu radio komunitas di Indonesia. Ini potensi luar biasa untuk menyampaikan pesan program Bangga Kencana kepada masyarakat,” jelasnya lagi bersemangat.

    Begitu pun saat bertugas di Lampung, Abah Kusmana juga menangkeup teman-teman radio komunitas. Meskipun jumlahnya tidak sebanyak di Jawa Barat, hanya 16 kabupaten dan kota. Meraos berhasil dan gede manfaatnya, kerjasama dengan JRK berlanjut di Kalimantan Barat. Dan, lebih mudah karena pengurus JRK-nya urang Sunda. Jadi sekalian saja membentuk paguyuban warga asal Jawa Barat.

    "Nah, sore ini saya kembali menggandeng teman-teman radio komunitas untuk mengabarkan Bangga Kencana di udara,” ujarnya  sambil mengajak Kapolsek dan Danramil, supaya menyampaikan berita Kamtibnas, berita Covid, atow apa saja, JRK ini saluran yang tepat untuk digunakan.

    Ketua JRK Jawa Barat Adi Rumansyah mengaku bersyukur bisa kembali menjalin kerjasama dengan BKKBN Jabar. Adi berharap kerjasama BKKBN dengan JRK mampu memperkuat peran radio komunitas dalam mendukung program-program pemerintah yang berkaitan langsung dengan masyarakat. Dan, Pada saat yang sama, BKKBN pun bisa memangfaatkeun JRK untuk menggelorakan program Bangga Kencana lewat udara.

    “Kemitraan JRK dan BKKBN ini sudah berlangsung sangat lama. Barangkali puncaknya itu terjadi pada 2006 lalu. Kerjasama terus berlangsung hingga sekarang. Ada program atau tidak, JRK sudah dicap sebagai penyampai program BKKBN. Mulai masih KB sampai sekarang menjadi Bangga Kencana. Kami setia bersama BKKBN,” ungkap Adi.


    6 Ruang Lingkup


    Kerjasama BKKBN-JRK Jabar ini meliputi enam ruang lingkup. Pertama, pelaksanaan advokasi dan (KIE), konseling dan promosi program Bangga Kencana berbasis data dan informasi keluarga yang terdapat dalam sistem informasi keluarga (Siga). Kedua, kemitraan dalam pelaksanaan program Bangga Kencana.

    Ketiga, pelayanan keluarga berencana bersama tenaga lini lapangan program Bangga Kencana melalui berbagai kegiatan KIE, sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam pendistribusian alkon kepada masyarakat. Keempat, peningkatan kompetensi sumber daya manusia pelaksana dan pengelola program Bangga Kencana serta praktisi dan pengurus radio komunitas di Jawa Barat yang bernaung pada JRK Jawa Barat melalui berbagai metode.

    Kelima, sosialisasi program prioritas nasional (ProPN), seperti kesehatan reproduksi, remaja, dan 1000 HPK, serta rebranding yang menjadi salah satu prioritas program BKKBN melalui berbagai kegiatan. Keenam, memperkuat keberadaan jejaring radio komunitas di Jawa Barat sebagai salah satu media komunitas utama program Bangga Kencana.(Bobotoh.id/HR - jabar.bkkbn.go.id)


    Ayo Dibeli