Teranyar

    Uyung, Pemantik Minat Sepak Bola Putri Jawa Barat

    5 March 2021 15:08
    Uyung, salah satu role model sepak bola putri di Bandung dan Jawa Barat. (Bobotoh.id/AH)
    Dari kesuksesan Persib Putri juara, terdapat juga pemain-pemain Persib Putri yang menjadi role model bagi para pesepakbola putri, salah satunya adalah Siti Latipah Nurul Inayah atau yang akrab disapa Uyung.
    Sebelum dihelatnya kompetisi sepak bola putri melalui Liga 1 Putri 2019 lalu, minat dari kaum hawa untuk terjun ke dunia sepak bola masih minim terjadi. Kebanyakan dari mereka hanya mengetahui atau sekedar mendukung klub sepak bola pria yang mereka gandrungi.

    Akan tetapi, ketika Liga 1 Putri 2019 muncul, seketika minat sepak bola putri di Indonesia pun meningkat. Terlebih, klub-klub sepak bola putri yang terlibat di Liga 1 Putri 2019 pun banyak mencari bakat dan minat dari mereka yang ingin bergabung bersama tim.

    Pada helatan pertamanya, klub-klub dari sepak bola putri kebanyakan mengambil cara instan untuk mendapatkan pemain: dengan merekrut mereka yang telah membela klub futsal putri. Memang, kompetisi futsal putri sendiri sudah lama dilangsungkan sebelum adanya kompetisi sepak bola putri.

    Persib Bandung pun menjadi juara pada helatan pertama Liga 1 Putri pada 2019 lalu. Setelah Persib juara, gelora minat sepak bola putri di Bandung dan Jawa Barat pun seketika meningkat. Hal itu terbukti dengan banyaknya pendaftar yang masuk melalui Diklat Persib Putri yang dibentuk oleh tim Persib Bandung.

    Dari kesuksesan Persib Putri juara, terdapat juga pemain-pemain Persib Putri yang menjadi role model bagi para pesepakbola putri, salah satunya adalah Siti Latipah Nurul Inayah atau yang akrab disapa Uyung. Uyung menjadi role model sepak bola putri di Bandung dan Jawa Barat berkat kesuksesannya bersama Persib. Ia pun menjadi salah satu topskor Persib Putri dengan torehan 9 gol.

    Tak hanya di sepak bola, sebelum terjun ke lapangan yang lebih besar, Uyung sudah terlebih dahulu sukses di ajang olahraga futsal. Uyung meraih kesuksesan juara bersama UPI Bandung dalam kompetisi futsal putri pada tahun 2015, 2017 dan 2018.

    Pada acara NGOPER Persib Pisan presented by Supertalks yang ditayangkan secara langsung di kanal Youtube Bobotoh TV, Uyung pun bercerita banyak mengenai karirnya di futsal dan sepak bola. Meski lebih banyak meraih juara di kompetisi futsal, Uyung mengaku langsung betah untuk bermain sepak bola. Terlebih, euforia yang ia rasakan ketika membela Persib pun lebih besar dibandingkan ketika ia bermain di tim futsal dahulu.

    "Walaupun saya sudah juara lebih banyak saat menjadi pemain futsal, euforia suporter lebih bagus di sepak bola daripada futsal, terlebih dari orang tua juga lebih mendukung saya di sepak bola karena main di Persib, orang tua bangga karena Persib kebanggaan dari Bandung. Main di Persib juga sebelumnya jadi impian saya," ujar Uyung.

    "Dari beberapa cabang olahraga yang pernah saya rasakan, saya lebih dapat kesenangannya saat bermain sepak bola dan futsal. Kenangan yang paling berkesan saat membela Persib tentuya bisa membawa juara. Apalagi sewaktu main di Sleman, kami juga disambut oleh Bobotoh yang datang langsung ke stadion. Itu euforianya luar biasa menurut saya," tutur Uyung.

    Tak hanya sekedar berbagi pengalaman, Uyung pun memberikan beberapa tips untuk para pesepakbola putri yang ingin meraih kesuksesan dalam karirnya. Menurut Uyung, selain berlatih dengan giat, para pemain pun harus merasakan nyaman dan senang ketika berlatih.

    "Tentunya harus giat berlatih, lalu jika seandainya sedang dalam kondisi bosan berlatih, jangan dipaksakan untuk berlatih, karena kalau dipaksakan khawatir menjadi tidak benar latihannya. Lebih baik meminta refreshing untuk mendapatkan mood kembali." pungkas Uyung. (Bobotoh.id/RF)